Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Marak Perundungan Anak, Satlantas Polres PPU Sasar Tiga Sekolah Dasar

Ari Arief • Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:33 WIB
BULLYING: Petugas Satlantas Polres PPU saat memberikan pemahaman bahaya perundungan di depan murid SD.(humas polres ppu)
BULLYING: Petugas Satlantas Polres PPU saat memberikan pemahaman bahaya perundungan di depan murid SD.(humas polres ppu)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah yang masih menjadi ancaman bagi perkembangan mental anak, mendapat perhatian serius dari Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU). Guna mengantisipasi tindakan tersebut sejak dini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PPU memperluas jangkauan edukasi anti-perundungan langsung ke tingkat sekolah dasar.

Melalui program "Polantas Menyapa", Korps Sabuk Putih ini menggelar sosialisasi dan edukasi anti-bullying secara serentak di tiga sekolah, yakni SDN 006 Penajam, SDN 016 Penajam, dan SDN 021 Penajam, baru-baru ini. Petugas Satlantas Polres PPU memberikan pemahaman dan wawasan baru terkait kasus perundungan ini kepada para murid pada sekolah tersebut.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik Indria Prasetyo, menegaskan bahwa intervensi terhadap bahaya perundungan harus dimulai sejak usia dini agar tidak menjadi karakter yang terbawa hingga dewasa.

Baca Juga: Kunjungi Tana Paser, Kemenag PPU Bidik Sukses Zona Integritas Sesepuh

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai saling menghargai dan kepedulian terhadap sesama. Bullying harus dicegah bersama agar lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar," kata AKP Dedik Indria Prasetyo.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Satlantas memaparkan dampak negatif bullying terhadap kesehatan mental dan tumbuh kembang anak. Menggunakan pendekatan interaktif dan humanis, para murid sekolah dasar ini diajak untuk membangun pertemanan yang sehat, menjauhi segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal seperti ejekan, serta berani melapor jika melihat atau menjadi korban perundungan.

Selain fokus pada materi anti-perundungan, petugas juga menyisipkan motivasi terkait kedisiplinan dan pengenalan aturan lalu lintas sejak dini. Langkah preventif ini diharapkan dapat membentuk generasi muda di PPU yang tidak hanya tertib hukum, tetapi juga memiliki rasa empati yang tinggi terhadap sesama.

Baca Juga: Sinergi Amankan Pangan IKN, Polres PPU dan Badan Bank Tanah Sepakati Pemanfaatan Lahan Produktif

Pihak sekolah menyambut positif program ini karena dinilai membantu guru dalam mengawasi dan membentuk karakter murid di luar jam pelajaran formal. "Kami gembira pak polisi memberikan pemahaman tentang pentingnya bullying, dan tentang pemberian pemahaman kepada anak-anak agar tidak terlibat pada perundungan itu," kata salah satu guru.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#Satlantas Polres PPU #sd #murid #bullying #perundungan