Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bupati PPU Mudyat Noor Serahkan Combine Harvester untuk Petani Labangka Barat

Ahmad Maki • Selasa, 26 Mei 2026 | 19:22 WIB
Bupati PPU Mudyat Noor didampingi Raup Muin mencoba bantuan Combine Harvester yang diserahkan kepada kelompok tani (poktan) di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Rabu (26/5/2026).
Bupati PPU Mudyat Noor didampingi Raup Muin mencoba bantuan Combine Harvester yang diserahkan kepada kelompok tani (poktan) di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Rabu (26/5/2026).

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa dua unit Combine Harvester kepada kelompok tani (poktan) di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Rabu (26/5/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan turut dihadiri Ketua DPRD PPU Raup Muin, Wakil Ketua Komisi I DPRD PPU Sujiati, Sekretaris Daerah PPU Tohar, serta Kepala Dinas Pertanian PPU Rozihan Aswar.

Bantuan alsintan jenis Bimo 102 tersebut merupakan aspirasi kelompok tani yang diperjuangkan melalui Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budi Satrio Djiwandono.

Baca Juga: Bupati PPU Mudyat Noor Lantik Kades PAW Sebakung Jaya, Tekankan Dana Desa untuk Ekonomi Rakyat

Dalam sambutannya, Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan yang diberikan untuk sektor pertanian di Kabupaten PPU.

“Beliau sangat perhatian kepada para petani di PPU. Bantuan tidak pernah putus, mulai dari ternak sapi, ayam, hingga alsintan canggih seperti combine ini,” ujar Mudyat.

Menurutnya, penggunaan teknologi modern sangat penting untuk mempercepat proses panen sehingga petani dapat segera memasuki masa tanam berikutnya.

Hal tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga produktivitas pertanian, terutama menghadapi dampak cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino.

“Kami minta bantuan ini dirawat dengan baik. Dengan alat ini, proses panen lebih cepat sehingga petani bisa segera melakukan penanaman kembali. Ini adalah kunci agar kita bisa terus produktif,” jelasnya.

Mudyat juga memotivasi para petani agar memandang sektor pertanian sebagai bidang usaha yang menjanjikan. Ia menyebut permintaan gabah dari luar daerah saat ini cukup tinggi, namun kualitas hasil panen tetap menjadi faktor utama.

“Harga gabah saat ini sangat baik. Banyak pihak dari luar daerah yang mencari, tentu dengan syarat kualitasnya harus unggul. Jadilah pelopor pertanian berkualitas di daerah ini,” tegasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Combine Harvester #Budi Satrio Djiwandono #produktivitas petani #Mudyat Noor #Bantuan Alsintan