Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Empat Hari Hilang di Hutan HPH Sepaku PPU, Seorang Pemburu Ditemukan Selamat Berkat Petunjuk Bungkus Mi

Ari Arief • Jumat, 29 Mei 2026 | 08:15 WIB
DITEMUKAN: Rofik (dua kanan) yang hilang selama empat hari di hutan akhirnya bisa ditemukan.(ist)
DITEMUKAN: Rofik (dua kanan) yang hilang selama empat hari di hutan akhirnya bisa ditemukan.(ist)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Setelah sempat dinyatakan hilang selama empat hari di dalam kawasan hutan HPH PT ITCI Kartika Utama (ITCIKU) KM 41, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rofik (40) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Warga RT 11 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, itu berhasil keluar dari rimbunnya hutan pada Kamis (28/5) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila mengonfirmasi bahwa operasi pencarian resmi ditutup setelah korban berhasil dievakuasi dan kembali ke pihak keluarga.

"Korban ditemukan dalam kondisi selamat sekitar pukul 16.25 Wita. Korban terlihat berjalan kaki keluar dari dalam hutan menuju posko Camp 41," kata Nurlaila saat dihubungi, Jumat (29/5).

Baca Juga: Sinergi Jaga Ketahanan Pangan, Polres PPU dan Polsek Jajaran Gencarkan Tanam Jagung Pipil

Petunjuk Bungkus Mi dan Rokok

Dijelaskannya, titik terang pencarian mulai muncul pada hari keempat operasi SAR gabungan. Tim yang melakukan penyisiran dengan berjalan kaki sejauh 500 meter dari lokasi terakhir korban terlihat, menemukan jejak penting berupa bungkus mi instan dan bungkus rokok.

Berdasarkan pengakuan Rofik setelah dievakuasi, lokasi penemuan sampah tersebut merupakan tempat dirinya bertahan hidup selama dua hari di tengah hutan.

"Menurut informasi korban, lokasi ditemukannya bungkus mi dan rokok itu adalah tempatnya beristirahat selama dua hari. Baru pada hari ketiga, korban mulai bergerak kembali untuk mencari jalan keluar dari dalam hutan," jelas Nurlaila.

Baca Juga: Kematian AM Dinilai Janggal, Sang Ayah di PPU Curiga Anak Kandungnya Diduga Dibunuh

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (23/5) sore sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu, Rofik bersama rekannya, Dewa, masuk ke area hutan HPH KM 41 untuk menjerat hewan. Namun pada Minggu (24/5) malam, Dewa mengabarkan kepada keluarga bahwa Rofik terpisah dan hilang.

Pihak keluarga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke DPKP Pos Maridan dan pihak kepolisian pada Senin (25/5) siang, yang kemudian memicu operasi pencarian besar-besaran.

Kerahkan Tim Gabungan lintas Sektor

Upaya pencarian selama empat hari ini melibatkan tim gabungan berskala besar. Mulai dari BPBD PPU, DPKP Pos Maridan, Basarnas Balikpapan, Pospol Maridan, Bhabinkamtibmas, aparat dan kades Telemow, pihak pengamanan serta Damkar PT ITCIKU, Otorita IKN, hingga keluarga dan warga setempat.

Medan yang berat membuat tim harus menyisir area hingga radius 8 kilometer dari jalan utama menggunakan kendaraan roda empat, motor trail, hingga berjalan kaki menembus vegetasi hutan yang lebat.

Baca Juga: Lepas Pelajar MTsN 1, Kemenag PPU Warning ASN Jangan Terlibat Kasus Kekerasan dan Pelecehan

Dengan ditemukannya Rofik dalam keadaan selamat dan telah diantarkan ke rumah duka, seluruh unsur tim gabungan telah ditarik dan kembali ke pos masing-masing. Kesuksesan evakuasi ini menjadi akhir manis dari dramatisnya pencarian di kawasan sabuk hijau Nusantara tersebut.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#sar #BPBD PPU #hilang #hutan