Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Hadiri Aruh Ganal Laung Kuning, Kapolres PPU Tekankan Pentingnya Jaga Tradisi

Ari Arief • Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:53 WIB
PROSESI: Aruh Ganal Laung Kuning ke-3 di Rumah Adat BAKUDA (Banjar, Kutai, Dayak), Kota Samarinda, Sabtu (30/5).(humas polres ppu)
PROSESI: Aruh Ganal Laung Kuning ke-3 di Rumah Adat BAKUDA (Banjar, Kutai, Dayak), Kota Samarinda, Sabtu (30/5).(humas polres ppu)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Dukungan penuh terhadap pelestarian warisan budaya di Tanah Borneo ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan bahwa seni dan tradisi lokal merupakan fondasi utama dalam membangun karakter bangsa yang kuat, sekaligus menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat (kamtibmas).

Bentuk komitmen nyata tersebut dibuktikan dengan kehadiran perwakilan resmi Polres PPU melalui Wakapolres PPU, Kompol Roganda, dalam pergelaran akbar Aruh Ganal Laung Kuning ke-3 yang berpusat di Rumah Adat BAKUDA (Banjar, Kutai, Dayak), Kota Samarinda, Sabtu (30/5).

Kehadiran unsur pimpinan Polres PPU ini bergabung bersama ratusan tokoh adat, budayawan, dan pejabat lintas provinsi dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Hasil FP2 Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finis Posisi 21, Fokus Hadapi Q2

Menurut Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara melalui Wakapolres PPU, Kompol Roganda, Polri senantiasa menempatkan diri sebagai mitra strategis masyarakat yang siap mendukung penuh kegiatan edukatif dan kultural.

"Budaya adalah aset berharga yang harus dijaga bersama karena menjadi fondasi dalam membangun karakter bangsa yang kuat dan berkepribadian. Melalui Aruh Ganal Laung Kuning ini, kita melihat bagaimana budaya menjadi perekat persatuan masyarakat," ungkap Kompol Roganda menyampaikan pesan kapolres PPU.

Agenda tahunan yang sekaligus memperingati Milad ke-3 Organisasi Laung Kuning ini berlangsung meriah dan khidmat. Selain menjadi ajang silaturahmi akbar warga Banjar di perantauan, momen ini juga menandai langkah penyegaran organisasi melalui pembahasan program kerja baru dan agenda regenerasi kepengurusan.

Baca Juga: Abaikan Gencatan Senjata, Israel Dorong Pasukan Masuk Lebih Dalam ke Lebanon

Sejumlah pejabat penting turut menyemarakkan acara, di antaranya Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefudin Zuhri, Ketua Kerukunan Adat Banjar H Irianto Lambrie serta perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kementerian Kebudayaan.

Ketua Panitia Aruh Ganal ke-3, Isriansyah, menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua pihak, termasuk aparat keamanan. Ia menyebut sinergi ini krusial untuk membentengi generasi muda dari gempuran zaman.

"Aruh Ganal adalah sarana mempererat persaudaraan, menjaga tradisi leluhur, dan menanamkan nilai budaya kepada generasi muda agar identitas kita tidak tergerus," sebutnya.

Baca Juga: Lionel Messi Masuk Skuad Piala Dunia Argentina, Pelatih Scaloni Tepis Kekhawatiran Cedera

Kemegahan budaya Banjar begitu terasa sepanjang acara lewat pembacaan Syair Hikayat Pulau Sugara yang sarat pesan moral. Suasana kian semarak dengan unjuk kebolehan seni bela diri tradisional Kuntau, pertunjukan Kuda Lumping Banjar, seni tutur Madihin, hingga tarian tradisional yang berhasil memukau para tamu undangan.

Berkat koordinasi yang matang antara panitia, tokoh adat, dan aparat keamanan, seluruh rangkaian acara adat dan agenda internal Laung Kuning berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#Aruh Ganang #polres ppu #samarinda