KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Penajam Paser Utara (PPU) semakin mengintensifkan patroli sambang ke sejumlah Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) aktif di wilayah hukum Kabupaten PPU. Langkah ini diambil sebagai strategi terbaru untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Teranyar, personel bergerak menyisir beberapa titik pos ronda warga pada Sabtu (30/5/2026) malam. Berbeda dari patroli mobile biasa, kali ini polisi lebih mengedepankan dialog langsung dengan warga yang tengah berjaga guna menyerap informasi riil terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Samapta AKP Wiji Santoso menegaskan, penguatan patroli dengan menyasar langsung poskamling ini merupakan komitmen jangka panjang Polres PPU dalam mewujudkan keamanan berkelanjutan.
Baca Juga: Antisipasi Kecelakaan di Jalur Poros, Satlantas Polres PPU Turun Tangan Tandai Jalan Berlubang
"Kami ingin memastikan situasi keamanan di lingkungan masyarakat tetap terjaga. Poskamling memiliki peran krusial sebagai garda terdepan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas," ujar AKP Wiji Santoso, Minggu (31/5/2026).
Selain memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat pada jam-jam rawan, dalam patroli tersebut personel Sat Samapta juga memberikan atensi khusus pada sejumlah potensi kerawanan wilayah. Warga yang meronda diimbau untuk memperketat pengawasan terhadap ancaman tindak pencurian, kenakalan remaja, hingga peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
AKP Wiji Santoso juga menyampaikan apresiasinya kepada warga yang hingga kini masih konsisten mengaktifkan sistem ronda malam. Menurutnya, sinergi aktif seperti inilah yang menjadi kunci utama kondusifnya wilayah Penajam Paser Utara.
Baca Juga: Sinergi Jaga Ketahanan Pangan, Polres PPU dan Polsek Jajaran Gencarkan Tanam Jagung Pipil
"Keamanan dan ketertiban ini tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu segera melapor ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungannya," tegasnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko