Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kapolres PPU Tegaskan Nilai Ideologi Harus Hidup dalam Tindakan

Ari Arief • Senin, 1 Juni 2026 | 15:36 WIB
HARI LAHIR PANCASILA: Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara saat memberi sambutan pada apel bendera Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.(humas polres ppu)
HARI LAHIR PANCASILA: Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara saat memberi sambutan pada apel bendera Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.(humas polres ppu)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Mako Polres PPU, Senin (1/6) pagi. Dalam momentum ini, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh lagi sekadar menjadi seremoni tahunan atau pajangan dinding, tetapi harus menjadi living ideology (ideologi yang hidup) yang diimplementasikan dalam tindakan nyata.

Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 Wita ini dipimpin langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara selaku inspektur upacara. Hadir pula Wakapolres PPU, Kompol Roganda, para pejabat utama (PJU), serta seluruh personel Polres PPU.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, AKBP Andreas Alek Danantara dalam amanatnya menyoroti poin krusial mengenai peran strategis Pancasila di tengah tantangan global saat ini.

Baca Juga: Kunjungan ke KIPP IKN Membeludak, Polres PPU Perketat Pengamanan di Glamping hingga Istana Negara

"Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, ini adalah momentum untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," ujar AKBP Andreas.

Kapolres menambahkan, nilai-nilai musyawarah, persatuan, dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila merupakan modal penting Indonesia dalam membangun diplomasi internasional dan menjembatani perbedaan global. Hal ini dibuktikan dengan kontribusi aktif Indonesia dalam mengirimkan pasukan perdamaian PBB dan memediasi konflik regional.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Benuuo Taka, untuk membumikan nilai-nilai tersebut.

Baca Juga: Telantar dan Alami Sesak Napas di Masjid, Perantau Asal Tolitoli, Sulawesi Tengah, Dimakamkan di Nenang PPU, Kaltim

"Pancasila jangan hanya menjadi tulisan di buku sejarah atau hiasan di dinding kantor. Nilai-nilainya harus hidup dalam tindakan, perilaku, dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara," tegasnya.

Rangkaian upacara sendiri berjalan dengan lancar, meliputi pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, hingga pembacaan pembukaan UUD 1945.

Kegiatan berakhir pada pukul 09.00 Wita dalam situasi yang aman dan kondusif. Melalui momentum ini, Polres PPU kembali menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan nilai Pancasila dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#seremoni #Kapolres PPU #hari lahir pancasila