Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Anggaran Minim, Perbaikan Fasilitas Bermain Anak di Taman Bunga Rozeline Dilakukan Berkala    

Ahmad Maki • Minggu, 7 Juni 2026 | 13:14 WIB
Khairil Achmad. (AHMAD MAKI/KP)

 
Khairil Achmad. (AHMAD MAKI/KP)  

 

PENAJAM - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengakui adanya keterbatasan anggaran dalam pemeliharaan fasilitas permainan anak di Taman Bunga Rozeline PPU.

Kebijakan fiskal daerah yang minim pada tahun ini memaksa pihak pengelola untuk melakukan penanganan kerusakan secara berkala dan bertahap.

"Tahun ini karena kebijakan fiskal kita untuk daerah agak minim, kami tidak bisa langsung menangani kerusakan begitu saja. Penanganannya nanti kami lakukan per semester dengan sistem jeda waktu," ujar Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertamanan, Disperkimtan PPU, Khairil Achmad, Jumat (5/6).

Baca Juga: Investasi Menggeliat: Penajam Mendominasi, Sektor UMKM Terus Meroket

Menurutnya, upaya ini terpaksa diambil agar beban anggaran pemeliharaan bisa ditekan seminimal mungkin. Jika tidak disiasati dengan cara tersebut, fasilitas publik lain di daerah tersebut dikhawatirkan tidak akan tertangani.

"Kalau tidak begitu, fasilitas lainnya, seperti alun-alun di depan Kantor Pemkab PPU tidak akan tertangani," ujarnya.

Disinggung kebenaran terkait adanya kerusakan pada fasilitas tersebut, ia tidak menampiknya. Bahkan, adanya kerusakan parah di area permainan anak tersebut juga berdasarkan laporan dari petugas lapangan yang melakukan dokumentasi setiap hari.

Laju kerusakan fasilitas memang tergolong cepat karena materialnya yang standar. "Permainan anak-anak kita ini kan standar, hanya besi yang dilas, jadi kalau untuk tingkat kerusakannya memang cepat, karena dimanfaatkan terus," jelasnya.

Baca Juga: Seluruh Proses Gratis, Disdikpora PPU Resmi Buka SPMB 2026/2027  

Guna mengatasi kendala ini, Disperkimtan telah berkoordinasi dengan pihak swasta melalui rapat Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Mengingat nilai perbaikan yang tidak terlalu besar, Disperkimtan berharap perusahaan-perusahaan di sekitar dapat ikut berkontribusi.

"Kami sudah meminta dan menyampaikan dalam rapat TJSL. Kami sangat terbuka dan siap menerima bantuan dari pihak swasta, baik dalam bentuk dana CSR maupun bantuan langsung berupa barang atau fisik fasilitas permainan," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Khairil Achmad #taman bunga #Penajam Paser Utara (PPU) #fiskal