KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Suasana haru dan bahagia menyelimuti Gedung Serba Guna Polres Penajam Paser Utara (PPU) Rabu (10/6/2026). Puluhan anak didik TK Kemala Bhayangkari 13 PPU Angkatan XI Tahun Ajaran 2025-2026 resmi dilepas dalam sebuah prosesi kelulusan yang dikemas meriah melalui pentas seni kreatif.
Acara ini dihadiri Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara selaku penasehat sekolah, Ketua Bhayangkari Cabang PPU, Ny. Ayu Andreas Alek Danantara, perwakilan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, serta ratusan orang tua anak didik yang memadati lokasi acara.
Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Gelar Berbagai Lomba dari Balap Speedboat hingga E-Sports
Ketua Bhayangkari Cabang PPU, Ny. Ayu Andreas Alek Danantara menegaskan, kelulusan ini merupakan langkah awal anak-anak menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia pun mengapresiasi sinergi kuat antara guru dan orang tua selama setahun ajaran ini.
"Anak-anak telah menyelesaikan satu tahapan penting. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik dengan tulus serta para orang tua yang terus memberikan dukungan dengan penuh kesabaran," kata Ny. Ayu Andreas Alek Danantara.
Baca Juga: Sengkarut Draf APBD PPU, Disomasi LAKI, BKAD Sebut Dokumen Anggaran Sudah Terbuka untuk Umum
Fondasi Karakter dan Apresiasi Disdik
Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU melalui Kabid PAUD Dikmas Disdikpora PPU, Fatatin Findi Susanti. Menurutnya, Yayasan Kemala Bhayangkari telah sukses membangun fondasi karakter yang kuat bagi anak usia dini di PPU.
"Pendidikan usia dini adalah fondasi utama membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian. Kelulusan hari ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk meraih cita-cita yang lebih besar," sebut Fatatin.
Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Dua Prajurit TNI Dipecat, Dua Lainnya Dibui
Unjuk Bakat di Atas Panggung
Puncak kemeriahan acara terjadi saat para anak didik naik ke atas panggung untuk menampilkan bakat mereka. Tepuk tangan riuh dari para orang tua tidak berhenti mengalir menyaksikan keberanian anak-anak tampil percaya diri.
Beberapa penampilan seni yang disuguhkan antara lain tarian tradisional tari Dayak dan Tari Tor-Tor. Tarian kreatif/modern berupa Tari Mama Marah, Rukun Bersama, Baby Girl, hingga Boom Boom Boom. Kolaborasi paduan suara murid dan tarian bersama wali murid.
Baca Juga: Sabet Penghargaan Nasional, IESPA Kaltim Dinobatkan sebagai Provinsi Paling Aktif 2026
Prosesi kemudian ditutup dengan penyerahan ijazah secara simbolis kepada para anak didik Angkatan XI. Ketua Komite Sekolah yang mewakili orang tua anak didik turut menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi para guru yang telah mendidik anak-anak mereka dengan penuh kasih sayang selama masa masa usia emas (golden age). (*)
Editor : Thomas Priyandoko