Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

IPA Waru Diresmikan, Abdul Rasyid: PPU Tidak Defisit Air Baku, Tapi Defisit Infrastruktur

Ahmad Maki • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:38 WIB
Bupati PPU Mudyat Noor menandatangani prasasti peresemian IPA Waru di Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru, Senin (15/6/2026). (AHMAD MAKI/KP)
Bupati PPU Mudyat Noor menandatangani prasasti peresemian IPA Waru di Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru, Senin (15/6/2026). (AHMAD MAKI/KP)

    

KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU berkolaborasi dengan Perumda Air Minum Danum Taka meresmikan proyek peningkatan kapasitas produksi unit Waru menjadi 30 liter per detik. Selain peningkatan kapasitas, dilakukan juga peresmian revitalisasi kawasan perkantoran dan gudang penunjang.

Peresmian penandatanganan prasasti dilakukan oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, disaksikan oleh Wakil Bupati PPU, Waris Muin, Wakil Ketua I DPRD Syahrudin M Noor, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU, Tohar, Ketua Umum MUI PPU, Abu Hasan Mubarak, serta Anggota DPRD PPU Dapil Waru – Babulu Ishaq Rahman.

Berhelat di area Instalasi Pengolahan Air (IPA) Desa Bangun Mulyo Kecamatan Waru, Senin (15/6/2026). Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat halal oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Kaltim untuk 7 unit produksi Perumda Air Minum Danum Taka.

Baca Juga: Pemkab Targetkan 1.000 Sambungan Rumah Baru, Desa Api-api Masih Diupayakan 

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka PPU, Abdul Rasyid, mengungkapkan bahwa seluruh pembiayaan proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PPU tahun anggaran 2025–2026.

“Kami berharap dengan adanya peningkatan kapasitas ini mampu mendongkrak cakupan air bersih di PPU yang saat ini baru menyentuh angka kisaran 42 persen,” kata Abdul Rasyid.

Rasyid menjelaskan, unit produksi yang baru diresmikan ini, akan diprioritaskan untuk melayani tiga desa dan kelurahan di Kecamatan Waru. Yakni Desa Bangun Mulyo, Kelurahan Sesulu, dan Kelurahan Waru. Proyek ini diproyeksikan mampu menambah sekitar 1.000 Sambungan Rumah (SR) baru.

Selain itu, Perumda Danum Taka juga berencana melakukan interkoneksi dengan jaringan pipa yang ada di Kelurahan Petung. "Interkoneksi ini nantinya akan menyalurkan air bersih ke wilayah pesisir, tepatnya di Kawasan Pantai Corong, Saloloang, hingga Tanjung Tengah. Saat ini, proses pemasangan jaringan perpipaannya masih terus dikebut oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU," jelas Rasyid.

Ia juga menyampaikan terkait peresmian yang juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat halal dari LPPOM MUI secara simbolis. Sertifikasi halal ini sukses dikantongi oleh 7 unit produksi dari total 9 unit IPA yang dimiliki Perumda Danum Taka.

"Tentu kita berharap semua produksi air yang diterima oleh masyarakat sudah bersertifikasi halal, sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku," tegasnya.

Menilik potensi ke depan, Rasyid membeberkan bahwa Kecamatan Waru sebenarnya menyimpan potensi air baku yang sangat melimpah. Berdasarkan neraca air dari Balai Wilayah Sungai (BWS), embung yang dikelola Perumda saat ini memiliki kapasitas potensi hingga 300 liter per detik, namun yang baru dimanfaatkan baru 30 liter per detik.

Selain itu, terdapat Bendung Waru yang memiliki potensi sumber air baku jauh lebih besar, yakni mencapai 500 liter per detik, dan saat ini belum dimanfaatkan sama sekali.

"Jadi khusus untuk Kecamatan Waru, dan secara umum di PPU, kita sebenarnya tidak defisit air baku. Masalah utamanya adalah kita defisit infrastruktur," cetus Rasyid.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Bupati PPU, Mudyat Noor, dan Wakil Bupati, Waris Muin, Pemerintah Kabupaten PPU dapat terus memberikan dukungan anggaran kelanjutan saat kondisi fiskal daerah membaik di tahun depan.

“Sehingga target cakupan layanan air bersih, sesuai visi misi bupati, sebesar 80 persen di tahun 2029 dapat terlampaui,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Perumda Air Minum Danau Taka #Mudyat Noor #Abdul Rasyid #Penajam Paser Utara (PPU) #Abdul Waris Muin