KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) sukses mengawal jalannya aksi penyampaian pendapat di muka umum yang digelar oleh Aliansi Gerakan Rakyat Penajam (Geram). Aksi Mimbar Bebas yang berlangsung di kawasan pinggir Jalan Alun-Alun Pemkab PPU pada Rabu (17/6) kemarin, dipastikan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Meski diikuti sekitar 15 massa aksi yang menyuarakan berbagai isu sosial, ekonomi, hingga kebijakan nasional, situasi kamtibmas di pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara (IKN) mitra tersebut sama sekali tidak terganggu. Personel Polres PPU hadir melakukan pengamanan terbuka dan tertutup guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Baca Juga: Daftar 8 Korban Tewas Pesawat Bomber Nuklir B-52 AS yang Jatuh di California Akhirnya Terungkap
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Ops AKP Aan Suharmanto menegaskan, pihaknya menerjunkan personel gabungan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup. Hal ini guna memastikan hak berpendapat warga negara terpenuhi tanpa mengorbankan kenyamanan publik.
"Polres PPU berkomitmen mengawal setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum agar berlangsung aman dan tertib. Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif," ujar AKP Aan Suharmanto.
Baca Juga: Misi Jinakkan Tembok Qatar, Ini Prediksi Skor dan Susunan Pemain Kanada vs Qatar (2-1)
Selain menjaga area mimbar bebas, aparat kepolisian juga disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar Alun-Alun Pemkab. Langkah antisipasi ini berhasil menjaga kelancaran arus lalu lintas sehingga aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan normal tanpa hambatan.
Pihak kepolisian juga mengapresiasi kedewasaan para demonstran yang kooperatif selama menyampaikan tuntutannya. Berkat sinergi yang baik antara petugas di lapangan dan kesadaran massa aksi untuk bergerak secara damai, Aksi Mimbar Bebas tersebut berakhir dengan tertib sebelum membubarkan diri masing-masing.(*)
Editor : Thomas Priyandoko