Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SMA Kolese Xaverius Hadir di PPU, Siapkan SDM Unggul Menyambut Era IKN

Ahmad Maki • Selasa, 23 Juni 2026 | 08:59 WIB
Staf Ahli Bupati PPU Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Margono Hadi Sutanto, melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMA Kolese Xaverius di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Minggu (21/6).
Staf Ahli Bupati PPU Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Margono Hadi Sutanto, melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMA Kolese Xaverius di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Minggu (21/6).

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Pembangunan SMA Kolese Xaverius di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi dimulai. Proyek tersebut ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking yang berlangsung di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Minggu (21/6).

Sekolah yang dikelola Yayasan Budi Siswa itu diproyeksikan menjadi lembaga pendidikan menengah yang berfokus pada pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kompetensi masa depan bagi generasi muda.

Staf Ahli Bupati PPU Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Margono Hadi Sutanto, mengatakan kehadiran SMA Kolese Xaverius menjadi salah satu kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Menurutnya, kebutuhan SDM unggul akan semakin besar seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Akses SPMB Kaltim 2026 Dibagi Bergantian 3 Jam Per Hari, Ini Jadwalnya Per Kabupaten-Kota

“Daerah ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, semangat pelayanan, dan kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran SMA Kolese Xaverius diharapkan dapat mendukung tujuan tersebut,” ujar Margono.

Pada kesempatan yang sama, Provinsial Serikat Jesus, P. Benedictus Hari Juliawan, SJ, menjelaskan bahwa pengembangan pendidikan di PPU terinspirasi dari semangat misioner Santo Fransiskus Xaverius.

Menurutnya, peletakan batu pertama bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik sekolah, tetapi juga menjadi awal terjalinnya kerja sama dan persaudaraan dengan masyarakat setempat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Peletakan batu pertama bukan sekadar awal pembangunan fisik, melainkan juga awal terjalinnya kerja sama dan persaudaraan dengan masyarakat setempat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF, menegaskan bahwa SMA Kolese Xaverius akan mengedepankan prinsip inklusivitas dalam proses pendidikan.

Baca Juga: Rasman: Muaythai Kaltim Beruntung Dipimpin Rusdiansyah Aras

Menurutnya, sekolah tersebut terbuka bagi seluruh kalangan dan tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektualitas peserta didik, tetapi juga pembentukan karakter, spiritualitas, serta kepedulian sosial.

“Sekolah ini terbuka bagi semua kalangan. Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan intelektualitas, tetapi juga membentuk karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial peserta didik,” tegasnya.

Kehadiran SMA Kolese Xaverius juga menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan lembaga pendidikan terhadap prospek pertumbuhan PPU sebagai serambi IKN. Seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, kebutuhan terhadap akses pendidikan berkualitas diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#SMA Kolese Xaverius #pendidikan PPU #IKN #ppu