Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PT WKP dan DPKP Waru Bekali Ratusan Siswa SMKN 4 PPU Keterampilan Penanganan Kebakaran

Ahmad Maki • Selasa, 23 Juni 2026 | 19:38 WIB
Pelajar SMKN 4 PPU melakukan penjinakaan api dalam simulasi yang digelar PT WKP berkolaborasi dengan DPKP Posko Waru.
SIMULASI: Pelajar SMKN 4 PPU melakukan penjinakaan api dalam simulasi yang digelar PT WKP berkolaborasi dengan DPKP Posko Waru.

PENAJAM – Ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMKN 4 Penajam Paser Utara (PPU) mengikuti pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran yang digelar PT Waru Kaltim Plantation (WKP) bekerja sama dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Posko Waru.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat budaya keselamatan di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kemampuan warga sekolah dalam menghadapi potensi kebakaran sejak dini.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penyebab dan pencegahan kebakaran, pengenalan berbagai peralatan pemadam api, praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), teknik pemadaman menggunakan kain basah, hingga simulasi pemadaman dengan mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga: Genjot Kepesertaan Jaminan Sosial, Pemkab PPU Dorong CSR Perusahaan Cover BPJS Ketenagakerjaan Warga

Kepala SMKN 4 Penajam Paser Utara, Esti Dwi Lestari, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan sangat penting untuk membekali siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan pengetahuan serta keterampilan yang dapat diterapkan saat menghadapi kondisi darurat.

“Pelatihan ini memiliki nilai yang sangat penting bagi kami karena seluruh siswa, guru, dan staf sekolah membutuhkan pengetahuan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya terkait pencegahan, penanganan awal kebakaran, penggunaan APAR, serta prosedur evakuasi saat terjadi keadaan darurat. Kami berharap warga sekolah dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi risiko kebakaran sehingga dapat meminimalkan potensi korban maupun kerugian yang ditimbulkan,” ujarnya.

Esti juga mengapresiasi sinergi antara PT WKP dan DPKP Posko Waru yang dinilainya memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi para siswa sekaligus memperluas wawasan mereka di luar pembelajaran di kelas.

Baca Juga: Tim Pansel Rampung, Seleksi Terbuka Lima Jabatan Kepala Dinas di PPU Tinggal Tunggu Restu BKN

Sementara itu, Manajemen PT WKP, Miftahul Ulum, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga membekali generasi muda dengan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami menyadari bahwa risiko kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Karena itu, penting bagi siswa dan tenaga pendidik untuk memahami langkah-langkah pencegahan, cara penanganan awal, serta prosedur evakuasi yang benar saat menghadapi keadaan darurat,” katanya.

Miftahul menjelaskan, kolaborasi dengan DPKP Waru diharapkan dapat menumbuhkan budaya keselamatan sejak dini. Selain memperoleh pemahaman secara teori, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik yang dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kepercayaan diri saat menghadapi kondisi darurat.

Ia menambahkan, PT WKP akan terus menghadirkan berbagai program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

Perusahaan berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa dan guru sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia melalui berbagai program yang tidak hanya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitar.

Selain itu, PT WKP juga menegaskan komitmennya mewujudkan zero fire sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dengan memastikan tidak terjadi kebakaran di seluruh wilayah operasional maupun rantai pasok.

Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Kepolisian, Manggala Agni, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta kapasitas personel dalam pencegahan dan penanganan kebakaran sesuai ketentuan yang berlaku.

 
 
Editor : Muhammad Ridhuan
#Pelatihan kebakaran SMKN 4 PPU #DPKP Waru #Simulasi penanganan kebakaran sekolah #CSR PT WKP #PT Waru Kaltim Plantation