KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di RT 06, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam. Sehari setelah kejadian, jajaran pemkab bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU langsung turun ke lokasi untuk menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak.
Penyerahan bantuan yang berlangsung pada Jumat (10/7) siang pukul 13.21 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mudyat Noor dan Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. Kehadiran pucuk pimpinan daerah ini didampingi oleh jajaran pejabat teras, mulai dari Asisten III, Tenaga Ahli, BPBD PPU, Dinas Sosial, Camat Penajam, hingga unsur TNI/Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Baca Juga: Polisi Penganiaya Istri Siri di Sampang Dipecat: Aiptu Nuridin Terbukti Langgar Etik, Gunakan Sabu
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, mengungkapkan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
"Kami menyalurkan sejumlah paket logistik dasar untuk meringankan beban korban. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok mendesak pasca-bencana," ujar Nurlaila.
Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap di Samarinda, Tiga Pembunuh Polisi Katingan Ditembak
Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi 40 kilogram beras, 8 dus mi instan, 6 rak telur, 2 dus air mineral, 2 paket sembako, 4 lembar selimut, 2 paket balita, serta 1 unit tas BNPB, dan bantuan uang tunai Rp 10 juta.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran pemukiman ini terjadi pada Kamis (9/7) siang sekira pukul 11.20 Wita. Api dengan cepat melahap satu unit rumah bertingkat dengan material kayu berukuran 6×8 meter hingga rusak berat dan rata dengan tanah.
Baca Juga: Sempat Kabur ke Samarinda, Tiga Bandar Narkoba Pemicu Tewasnya Anggota Polres Katingan Diringkus
Rumah tersebut diketahui milik pasangan Mansur dan Hj. Masitah, warga yang berdomisili di Jalan A. Yani, RT 17 Karangjati, Balikpapan. Dua bocah turut jadi korban tewas pada musibah kebakaran ini.
Pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat PPU untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik maupun aktivitas dapur.(*)
Editor : Thomas Priyandoko