Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Update Harga Bapokting di PPU, Bawang Merah dan Daging Ayam Melonjak, Cabai Rawit Justru Turun

Ari Arief • Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
Kepala Disketapang PPU, Mulyono.(Dok)
Kepala Disketapang PPU, Mulyono.(Dok)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merilis data terbaru mengenai perkembangan harga bahan pokok dan penting (bapokting) di wilayah Serambi Nusantara. Berdasarkan rekapitulasi data per Selasa, 14 Juli 2026, sejumlah komoditas pangan mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan, mulai dari kenaikan harga bawang dan daging ayam, hingga penurunan harga komoditas cabai rawit.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, mengungkapkan bahwa dinamika harga di pasar saat ini terus dipantau secara berkala untuk memastikan stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Baca Juga: Penyangga IKN Harus Kondusif, Satlantas Polres PPU dan POM AD Pererat Sinergi Operasional

"Kami terus melakukan monitoring pergerakan harga komoditas pangan di PPU. Dari data terbaru per 14 Juli kemarin, memang ada beberapa bahan pokok yang merangkak naik, namun ada juga yang mengalami penurunan atau relatif stabil," kata Mulyono saat dikonfirmasi pada Rabu (15/7).

Berdasarkan data resmi Disketapang PPU, lonjakan harga paling mencolok terjadi pada sektor hortikultura dan daging. Bawang merah tercatat mengalami kenaikan tertinggi sebesar 5,83% (naik Rp 2.715) menjadi Rp 49.286 per kilogram. Menyusul di belakangnya, harga daging ayam ras juga melambung tinggi sebesar 4,76% (naik Rp 1.833) menjadi Rp 40.333 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas cabai merah keriting yang naik 1,41% menjadi Rp 45.000 per kilogram, serta telur ayam ras yang merangkak naik 0,86% ke angka Rp 29.167 per kilogram.

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.030 Triliun, Ini Penjelasan Lengkap Bank Indonesia

Tidak hanya itu, kelompok beras medium juga menunjukkan tren peningkatan tipis. Beras medium naik 0,22% menjadi Rp 14,050 per kilogram, beras SPHP naik 0,17% menjadi Rp 12.978 per kilogram, dan beras medium non-SPHP naik 0,47% menjadi Rp 15.429 per kilogram. Komoditas lain seperti bawang putih bonggol dan minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan di bawah 1%.

Di sisi lain, kabar baik datang bagi para pecinta pedas. Komoditas cabai rawit merah justru mengalami penurunan harga sebesar 1,30% (turun Rp 625) menjadi Rp 47.500 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada komoditas beras premium yang turun tipis 0,35% menjadi Rp 18,125 per kilogram, serta tepung terigu kemasan yang turun 1,28% menjadi Rp 12.833 per kilogram.

Baca Juga: Antisipasi Kejahatan Siber di Serambi IKN, Polres PPU Bentuk Komunitas Tangguh Digital

Sementara itu, mayoritas komoditas pangan lainnya terpantau stabil tanpa ada perubahan harga dari periode sebelumnya. Beberapa di antaranya meliputi daging sapi murni (Rp 150.000 per kilogram), cabai merah besar (Rp 65,000 per kilogram), Minyakita (Rp 15.829 per liter), gula konsumsi (Rp 19.500 per kilogram), serta beberapa komoditas ikan seperti kembung dan tongkol yang tertahan di harga Rp 45.000 per kilogram.

Disketapang PPU mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap fluktuasi harga ini, mengingat ketersediaan stok pangan di wilayah PPU secara umum masih dalam kondisi aman dan mencukupi.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
bapokting ppu beras