GPMB Kaltim Gelar Seleksi Mandiri Lomba Bertutur, Jangkau Daerah yang Terkendala Anggaran

Ahmad Maki • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 18:13 WIB
MOTIVASI: Lomba bertutur GPMB Kaltim turut memberikan kelas motivasi dan musikalisasi literasi di lantai 3 kantor Bupati PPU, Kamis (30/7/2026). (AHMAD MAKI/KP)
MOTIVASI: Lomba bertutur GPMB Kaltim turut memberikan kelas motivasi dan musikalisasi literasi di lantai 3 kantor Bupati PPU, Kamis (30/7/2026). (AHMAD MAKI/KP)

PENAJAM – Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kalimantan Timur menginisiasi seleksi mandiri Lomba Bertutur di empat kabupaten dan kota yang tidak dapat mengikuti ajang tingkat provinsi akibat keterbatasan anggaran. Langkah tersebut dilakukan agar siswa tetap memiliki kesempatan berkompetisi sekaligus memperkuat gerakan literasi di daerah.

Ketua GPMB Kaltim, Syafruddin Pernyata, mengatakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur sebelumnya telah menjadwalkan Lomba Bertutur Tingkat Provinsi. Namun, empat daerah dipastikan tidak mengirimkan peserta, yakni Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), karena efisiensi anggaran.

"Kami dari GPMB sebagai mitra merasa prihatin. Ada sesuatu yang kurang jika empat daerah ini tidak terlibat. Karena itu kami berinisiatif membantu menyelenggarakan seleksi di daerah-daerah tersebut," ujarnya, Kamis (30/7).

Baca Juga: Tiang Dermaga Speedboat Penajam Menggantung, Dishub PPU Sebut Sudah Bersurat ke Provinsi sebelum Viral di Media Sosial 

Syafruddin menjelaskan, GPMB Kaltim tidak memiliki alokasi anggaran khusus untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Seluruh pelaksanaan seleksi terlaksana berkat dukungan swadaya dari berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan budaya literasi.

"Kami mengetuk hati berbagai pihak. Ada yang membantu Rp500 ribu, Rp1 juta, bahkan ada tokoh yang memberikan bantuan lebih besar. Dana swadaya itu digunakan untuk honor dewan juri, hadiah pembinaan bagi pemenang, dan penyediaan piala," katanya.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya difokuskan pada seleksi bertutur bagi siswa kelas IV sekolah dasar. GPMB juga mengemas rangkaian acara dengan berbagai aktivitas literasi agar manfaatnya dapat dirasakan peserta dari berbagai jenjang usia.

Salah satunya melalui sesi mendongeng yang dibawakan pengurus GPMB berpengalaman lebih dari 15 tahun dalam pendidikan anak. Selain itu, peserta juga mengikuti kelas motivasi dan musikalisasi literasi sebagai upaya menumbuhkan minat baca dengan pendekatan yang lebih kreatif dan menyenangkan.

"Kami ingin literasi tidak hanya menyentuh siswa SD, tetapi juga memberikan motivasi kepada pelajar jenjang yang lebih tinggi agar semakin gemar membaca dan berkarya," jelas Syafruddin.

Ia menambahkan, Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi titik terakhir pelaksanaan seleksi mandiri setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar di Samarinda, Tenggarong, dan Balikpapan.

Sementara itu, rencana pelantikan pengurus GPMB Kabupaten Paser yang semula dijadwalkan berlangsung usai kegiatan di PPU terpaksa ditunda karena proses pembentukan kepengurusan belum rampung.

"Mestinya hari ini saya bertolak ke Paser untuk melantik pengurus GPMB di sana. Namun karena persiapannya belum selesai, agendanya kami tunda," pungkasnya.

 
 
Editor : Muhammad Ridhuan
Literasi Kalimantan Timur GPMB Kaltim Lomba Bertutur Kaltim 2026 Gerakan Pembudayaan Minat Baca penajam paser utara