PENAJAM – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi ditutup pada Rabu (29/7) pukul 23.59 Wita. Setelah masa pendaftaran diperpanjang selama tujuh hari, seluruh formasi akhirnya memenuhi syarat minimal jumlah pelamar sebagaimana diatur dalam ketentuan seleksi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Khairudin, mengatakan perpanjangan pendaftaran dilakukan karena formasi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) belum memenuhi kuota minimal empat pelamar.
"Terakhir di tanggal 28 sore, Dinas Kesehatan sudah terpenuhi empat pelamar. Jadi kalau kita mengacu PermenPAN Nomor 15, kuota pelamar sudah memenuhi persyaratan," ujarnya, Kamis (30/7).
Hingga penutupan pendaftaran, tercatat 33 aparatur sipil negara (ASN) mendaftar untuk memperebutkan lima jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dari jumlah tersebut, terdapat enam pelamar perempuan yang tersebar pada tiga formasi, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebanyak tiga orang, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) dua orang, serta Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) satu orang.
Baca Juga: GPMB Kaltim Gelar Seleksi Mandiri Lomba Bertutur, Jangkau Daerah yang Terkendala Anggaran
Khairudin menjelaskan, setelah seluruh formasi memenuhi persyaratan, panitia seleksi langsung melanjutkan tahapan berikutnya. Seleksi administrasi dan rekam jejak dijadwalkan berlangsung di Balikpapan pada 4–5 Agustus 2026, dilanjutkan tes kompetensi melalui Assessment Center oleh lembaga independen terakreditasi pada 10–13 Agustus.
Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti penulisan makalah, presentasi, dan wawancara pada 24–28 Agustus.
"Diakhiri dengan penetapan nilai akhir, pengumuman tiga besar, dan penyerahan hasil kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dalam hal ini Bupati PPU, pada 29 Agustus," jelasnya.
Ia menerangkan, nilai akhir peserta diperoleh dari akumulasi beberapa komponen penilaian. Seleksi administrasi dan rekam jejak berbobot 20 persen, tes kompetensi (Assessment Center) 35 persen, sedangkan penulisan makalah, presentasi, dan wawancara memiliki bobot terbesar, yakni 45 persen.
"Dari hasil akumulasi bobot nilai tersebut, nanti yang disampaikan ke PPK hanya tiga nama terbaik untuk setiap OPD. Pengumumannya dijadwalkan pada 29 Agustus 2026," katanya.
Terkait jadwal pelantikan pejabat terpilih, BKPSDM masih menunggu arahan dari Pejabat Pembina Kepegawaian.
"Untuk pelantikan, kami masih berkoordinasi dengan PPK. Kalau direncanakan 1 September, kami siap mengeksekusi seluruh persiapan teknis," ujar Khairudin.
Adapun lima jabatan yang dibuka dalam seleksi kali ini telah menarik 33 pelamar, terdiri atas 12 pelamar untuk Diskominfo, 8 pelamar Disdikpora, 5 pelamar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta masing-masing 4 pelamar untuk Bapelitbang dan Dinas Kesehatan.
Editor : Muhammad Ridhuan