PENAJAM– Mewakili Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU Tohar secara resmi membuka Job Fair 2026 yang diinisiasi oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU.
Sebanyak 250 lowongan kerja dari 26 perusahaan lokal maupun luar daerah berpartisipasi dalam bursa kerja ini. Tercatat lebih dari 400 pencari kerja (pencaker) terdaftar pada hari pertama kegiatan yang digelar di Gedung Graha Pemuda Penajam, Rabu (5/8/2026).
Dalam sambutannya, Tohar memaparkan sejumlah tantangan empiris ketenagakerjaan yang dihadapi daerah maupun nasional. Ia menggarisbawahi tiga fenomena utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah saat ini. Pertama, laju pertumbuhan angkatan kerja terus meningkat secara signifikan dari waktu ke waktu.
"Sementara ketersediaan lapangan kerja yang dapat diakses masyarakat sangat terbatas," tegas Tohar.
Fenomena kedua adalah pergeseran tenaga kerja konvensional yang mulai digantikan oleh teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan robotik. Tren di negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan yang mulai memanfaatkan teknologi tersebut.
"Di sektor pelayanan restoran hingga rumah sakit menjadi peringatan atas makin menyempitnya peluang kerja konvensional," jelasnya.
Tantangan ketiga, berdasarkan koordinasi dengan pihak perbankan dan Bank Indonesia (BI), porsi outstanding kredit untuk sektor investasi relatif sangat kecil jika dibandingkan dengan kredit konsumsi.
"Minimnya investasi berimbas langsung pada lambatnya pembukaan lapangan kerja baru," ujarnya. (*)
Editor : Ismet Rifani