Optimalkan Lahan P2L, Polres PPU Bersiap Panen Raya Melon Akhir Agustus

Ari Arief • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:35 WIB
MELON: Polres PPU memanfaatkan lahan untuk pengembangan tanaman Melon dan panen dijadwalkan akhir Agustus ini.(Dok.Humas Polres PPU)
MELON: Polres PPU memanfaatkan lahan untuk pengembangan tanaman Melon dan panen dijadwalkan akhir Agustus ini.(Dok.Humas Polres PPU)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) mematangkan persiapan panen komoditas melon di atas lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) seluas setengah hektare di kawasan Pondok Belanda, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, PPU. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen korps bhayangkara dalam menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional di daerah.

Kepastian tersebut  saat Wakapolres PPU, Kompol Roganda meninjau langsung kondisi pertanaman, Rabu (5/8/2026). Didampingi Kabag SDM, AKP Adhi Apriliyan Setyawan serta pengelola lahan Brigpol Jainuri dan Bripda Bisma, peninjauan berfokus pada evaluasi pemeliharaan dan ketersediaan sarana pendukung jelang panen raya yang diproyeksikan berlangsung pada 29–31 Agustus mendatang.

Baca Juga: Viral Video Wanita Bergamis Aksi Tak Senonoh di IKEA Indonesia, Manajemen Akhirnya Buka Suara

Mewakili Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, Kompol Roganda menegaskan bahwa pemanfaatan lahan produktif ini merupakan implementasi nyata instruksi Mabes Polri dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis kewilayahan.

Menurutnya, institusi kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mengambil peran aktif mendorong produktivitas sektor pangan lokal.

Baca Juga: Ekspor Nonmigas Kaltim Naik 13,10 Persen, India dan Australia Catat Pertumbuhan Tertinggi

"Kami ingin membuktikan bahwa optimasi lahan yang dikelola secara berkelanjutan mampu menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi. Harapannya, langkah ini bisa memantik minat masyarakat PPU untuk ikut memanfaatkan pekarangan atau lahan tidur yang mereka miliki," kata Roganda di sela-sela peninjauan.

Ia menambahkan, evaluasi berkala akan terus dilakukan agar keberlanjutan program P2L tidak berhenti pada satu siklus tanam saja, melainkan menjadi budaya produktif yang konsisten di lingkungan kepolisian dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Manchester United Pecahkan Rekor Sponsor Latihan, Betway Gelontorkan Rp482 Miliar

Di tempat yang sama, Kabag SDM AKP Adhi Apriliyan Setyawan menjelaskan, perawatan vegetatif maupun generatif tanaman melon saat ini memasuki tahap krusial. Tim pengelola di lapangan melakukan intervensi ketat mulai dari pengaturan pola siram, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama penyakit tanaman.

"Perawatan intensif terus berjalan agar kualitas buah yang dihasilkan saat panen akhir Agustus nanti memenuhi standar pasar dan memberikan hasil maksimal," kata Adhi.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
polres ppu Melon panen