Antisipasi Hoaks dan Potensi Konflik, Polres PPU Aktifkan Jejaring Satkamling

Ari Arief • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:18 WIB
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara.(Dok.Humas Polres PPU)
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara.(Dok.Humas Polres PPU)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Sebanyak 667 peserta dari berbagai instansi dan elemen masyarakat memadati halaman Mapolres Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (13/8) pagi. Mereka berkumpul dalam Apel Sabuk Kamtibmas bertajuk Guyup Rukun Benua Etam Bersatu Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Apel dipimpin Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara ini digelar untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, ormas, hingga komunitas warga dalam menjaga kondusivitas wilayah PPU. Perwira Apel dijabat Kasat Binmas AKP Bambang Purnomo, sedangkan Komandan Apel dipercayakan kepada Kanit Provos Ipda Saiful Anwar.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Penumpang Diduga Loncat dari KM Bukit Siguntang, SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Sejumlah pejabat daerah turut hadir memantau jalannya kegiatan. Di antaranya Kasdim 0913/PPU, Mayor Arm Anta Hi Yusuf, anggota DPRD PPU, Roman Rading, Kasi Pidum Kejari PPU, Andi Ichlazul Amal, perwakilan Pengadilan Negeri PPU, Agung Kusumo, perwakilan Pengadilan Agama PPU, Awaludin Nur, Kasatpol PP PPU, Bagenda Ali, serta Kasubag Umum Bakesbangpol PPU, Ilham.

Barisan peserta menunjukkan keberagaman elemen Benua Etam. Selain personel Polri dan Satpol PP, apel diikuti Satpam, Senkom Mitra Polri, ormas, organisasi kepemudaan dan keagamaan, FKUB, IKAPAKARTI, PSHT, Satkamling dan Forum RT, Saka Bhayangkara, hingga komunitas pengemudi ojek online.

Baca Juga: Syarat Monetisasi YouTube Makin Ketat, Mulai 2027 Butuh 8.000 Jam Tayang atau 20 Juta Shorts

Dalam amanatnya, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara mengapresiasi tingginya partisipasi peserta. Menurutnya, kehadiran ratusan orang dari beragam latar belakang ini merupakan wujud nyata komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menekankan, tantangan pengamanan saat ini tidak hanya berada di ruang fisik, tetapi juga merambah ke ruang digital. Dinamika di media sosial berpotensi dengan cepat memunculkan keresahan apabila tidak ditangani dengan cermat.

Baca Juga: Kekurangan Ruang Kelas, TK Negeri 02 Samarinda Tolak Puluhan Calon Murid

“Di era digital, suatu kejadian tidak lagi berhenti di tempat kejadian perkara, tetapi dapat berkembang menjadi persepsi, keresahan, bahkan konflik apabila tidak ditangani dengan cepat, tepat, dan bijaksana,” tegas Andreas.

Beberapa dinamika di daerah lain, seperti bentrok warga di Matraman hingga isu BPJS di media sosial, dijadikan pelajaran penting mengenai krusialnya deteksi dini dan komunikasi sebelum masalah membesar.

Baca Juga: Gedung Baru DPRD Balikpapan Siap Digunakan Penuh, Tinggal Tunggu Surat Pengalihan Aset

Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan peneguhan komitmen pencegahan gangguan keamanan sejak dini.

“Keamanan bukan hanya tentang bagaimana kita merespons ketika gangguan terjadi, tetapi bagaimana kita mampu mencegah gangguan tersebut sebelum menjadi lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga: Resmi Tempati Gedung Baru, DPRD Balikpapan Gelar Paripurna Perdana dan Sepakati Anggaran Dua RS

Masyarakat diimbau tidak mudah menyebarkan saringan informasi yang belum jelas, hoaks, provokasi, maupun ujaran kebencian. Setiap perselisihan warga diminta diselesaikan melalui jalan musyawarah dan menghindari aksi main hakim sendiri.

Guna memperkuat pengamanan berbasis lingkungan, Kapolres menginstruksikan pengaktifan kembali Satkamling serta jejaring keamanan RT untuk mengantisipasi potensi pencurian, begal, tawuran, hingga aksi premanisme.

Baca Juga: Timnas eFootball Mobile Bidik Tiga Besar, Tiket Piala Dunia Jadi Target

“Apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas, warga bisa segera melapor melalui Layanan Polisi 110 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat,” imbaunya.

Rangkaian apel ditutup dengan penghormatan pasukan, pembacaan doa, dan lagu Bagimu Negeri. Melalui giat Sabuk Kamtibmas ini, seluruh elemen di PPU diharapkan terus bergerak dalam satu frekuensi menjaga PPU tetap aman, damai, dan kondusif.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
kamtibmas polres ppu