KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Nuansa kebersamaan dan semangat kebangsaan mewarnai rangkaian Apel Sabuk Kamtibmas Gayup Rukun Benua Etam Bersatu Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur di halaman Mapolres Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (13/8).
Selain menjadi wadah penguat sinergi kamtibmas, kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama lintas agama untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga: Antisipasi Hoaks dan Potensi Konflik, Polres PPU Aktifkan Jejaring Satkamling
Doa bersama ini diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta apel dan dipimpin langsung oleh pemuka dari lima agama. Perwakilan umat Islam dipimpin H. Arifuddin, umat Kristen oleh Pdt. Yusak Mugi Widodo, umat Katolik oleh Romo Carolus Adi Nugrono, OMI, umat Hindu oleh Mangku Tukiro, serta umat Buddha oleh Suroso.
Garis besar doa lintas agama tersebut memanjatkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan, sekaligus memohon perlindungan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia, khususnya keberagaman warga di Kabupaten PPU.
Baca Juga: Syarat Monetisasi YouTube Makin Ketat, Mulai 2027 Butuh 8.000 Jam Tayang atau 20 Juta Shorts
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan bahwa kebersamaan dan toleransi antarumat beragama merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
"Keberagaman yang kita miliki di PPU harus dirawat bersama agar menjadi energi positif untuk membangun persatuan. Kesiapsiagaan menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat," ujar Andreas.
Baca Juga: Kekurangan Ruang Kelas, TK Negeri 02 Samarinda Tolak Puluhan Calon Murid
Melalui giat ini, masyarakat diimbau untuk terus mengedepankan persatuan, menolak segala bentuk provokasi, serta menyelesaikan dinamika sosial secara damai demi menjaga kondusivitas Benua Etam menjelang peringatan Kemerdekaan RI.(*)
Editor : Thomas Priyandoko