KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Penataan Taman Bunga Rozeline di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus digenjot. Dari total desain yang direncanakan, progres penataan taman tersebut saat ini telah mencapai sekitar 70 persen.
Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU Khairil Achmad mengungkapkan, pembenahan dan penambahan fasilitas masih akan terus dilakukan.
Hal itu mengingat Taman Rozeline merupakan salah satu ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus pusat aktivitas publik utama di PPU.
Baca Juga: Timnas eFootball Konsol Indonesia Siap All Out di Malaysia, Bidik Tiket Piala Dunia 2026
"Untuk tahun anggaran ini, Pemerintah Kabupaten PPU mengalokasikan dana kurang lebih Rp1 miliar khusus untuk pembenahan Taman Rozeline. Anggaran tersebut diproyeksikan untuk menyasar beberapa pengerjaan fisik vital," kata Khairil saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026).
Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan pagar di area belakang taman, penambahan jalur pedestrian, serta penataan area parkir kendaraan roda dua agar lebih masuk ke dalam kawasan taman.
Selain itu, perbaikan struktur saluran air atau drainase di bagian depan juga akan dilakukan. Drainase tersebut sebelumnya sempat mengalami kerusakan hingga roboh.
Khairil optimistis seluruh pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang ditetapkan, meskipun waktu yang tersedia cukup terbatas.
"Prosesnya nanti melalui tender di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ). Kami berharap prosesnya berjalan lancar sehingga diperoleh penyedia jasa yang berkualitas dan mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu," tegas Khairil.
Selain penataan fisik melalui APBD, Disperkimtan PPU juga aktif menggandeng pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) untuk melengkapi fasilitas publik pendukung, khususnya wahana permainan anak.
Baca Juga: Cuaca Kaltim Hari Ini Didominasi Cerah, BMKG Waspadai Karhutla
Sejumlah fasilitas yang diusulkan kepada perusahaan antara lain ayunan, jungkat-jungkit, dan jembatan lengkung.
"Sebelumnya, dukungan CSR perusahaan telah berhasil menghadirkan fasilitas penunjang berupa jaringan kamera CCTV di area taman," ucapnya.
Menanggapi keluhan terkait masih adanya sejumlah titik yang gelap pada malam hari, Khairil menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh pepohonan yang rindang dan cukup padat di kawasan taman.
Meski demikian, Disperkimtan akan melakukan penataan titik penerangan jalan umum (PJU) secara bertahap.
Di sisi lain, Taman Rozeline juga terus didorong menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif dan sosial masyarakat. Untuk operasional tempat berjualan di dalam kawasan taman, pengelolaannya diserahterimakan kepada Koperasi Binaan PKK.
"Selain menghadirkan konsep stan jualan dan kafe, Taman Rozeline rutin dimanfaatkan setiap bulannya untuk penyelenggaraan berbagai event kemasyarakatan, seperti lomba menggambar anak hingga ajang fashion show," pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi