Tagihan Jargas Melonjak Tak Masuk Akal, Warga Penajam PPU Ancam Labrak Kantor Pengelola

Ari Arief • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:02 WIB
Ilustrasi seorang warga kaget menerima tagihan gas yang melonjak tinggi.(generate ai)
Ilustrasi seorang warga kaget menerima tagihan gas yang melonjak tinggi.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Di tengah himpitan ekonomi yang serba sulit, beban hidup warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) makin tercekik. Sejumlah pelanggan jaringan gas (jargas) rumah tangga dibuat menjerit dan meradang setelah mendapati tagihan bulanan mereka melonjak drastis hingga puluhan kali lipat tanpa alasan yang jelas.

Lonjakan yang disebut-sebut tidak masuk akal ini salah satunya dialami Kaderia, warga Jalan Kapao, RT 012, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, PPU. Jika pada Juni 2026 ia hanya membayar Rp 66.250, tagihan periode Juli 2026 melonjak tajam hingga menyentuh angka fantastis Rp 1.709.300.

Baca Juga: Gempa Susulan M5,5 Kembali Guncang Manggarai NTT, Warga Diminta Waspada

Nasib serupa juga menimpa tetangganya. Ahmad Bone, warga di RT yang sama, dikejutkan oleh tagihan Juli 2026 yang membengkak jadi Rp 438.650. Sementara Sairah, warga lainnya, harus mengelus dada saat tagihannya melompat tinggi dari Rp 42.000 pada Juni 2026 menjadi Rp 609.900 pada Juli 2026.

Karena tidak tahan dengan beban yang dinilai mencekik leher tersebut, para warga akhirnya mendatangi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten PPU, Siryoto, untuk mengadukan nasib dan menuntut solusi.

Baca Juga: Gempa Susulan NTT Masih Tinggi, BMKG: Aktivitas Bisa Berlangsung 2-3 Minggu

"Mereka mengeluhkan tagihan yang sangat tidak masuk akal. Mereka ini warga biasa, dan tidak punya usaha seperti masak-memasak sehingga masuk akal apabila tagihan dalam jumlah besar, seperti yang mereka terima," tegas Siryoto menyampaikan keresahan warga, Minggu (16/8).

Siryoto mengungkapkan, gejolak kemarahan warga kini berada di ambang batas. Mereka merencanakan aksi mendatangi kantor pengelola jaringan gas (jargas) secara beramai-ramai untuk menuntut keadilan. "Karena itu, mereka komplain," tambahnya.

Baca Juga: Sebaran Pengungsi Gempa M7,7 NTT: Sikka Terbanyak 3.356 Jiwa

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun penjelasan dari pihak pengelola jargas terkait penyebab melonjaknya tagihan gas rumah tangga yang menggegerkan masyarakat Penajam tersebut.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
jargas tagihan ppu lpm