Perumda AMDT PPU Bagi Zona Distribusi Air Akibat Kemarau, Cek Dampaknya!

Ari Arief • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 14:43 WIB
Ilustrasi warga sedang antre pembagian air saat musim kemarau di PPU.(generate ai)
Ilustrasi warga sedang antre pembagian air saat musim kemarau di PPU.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengumumkan adanya gangguan layanan air bersih yang berdampak pada pelanggan di wilayah Kecamatan Penajam.

Pengumuman resmi yang dirilis bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada  Senin, 17 Agustus 2026, ini disebabkan oleh musim kemarau berkepanjangan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez Menikah di Ruang Tamu Rumah, Ini Alasannya

Direktur Perumda AMDT PPU,  Abdul Rasyid,  menjelaskan bahwa kemarau panjang telah memicu penurunan debit air baku secara signifikan. Akibatnya, kapasitas produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lawe-lawe, Penajam mengalami penurunan drastis dari 200 liter per detik (L/dt) menjadi 130 liter per detik (L/dt).

"Kondisi ini kemungkinan akan memengaruhi kualitas, kuantitas, serta kontinuitas pendistribusian air kepada pelanggan," kata Abdul Rasyid dalam surat pemberitahuan resmi bernomor 690/43/Hublang/Perumda.AMDT/VIII/2026 tersebut.

Baca Juga: Mengenal Putri Bangsawan Gowa Farah Puteri Nahlia, Anak Fadil Imran yang Kini Duduk di DPR

Guna menjaga agar distribusi air tetap dapat digunakan oleh seluruh pelanggan, pihak Perumda mengambil kebijakan taktis dengan membagi wilayah pelayanan menjadi dua zona, yakni meliputi wilayah Penajam hingga Petung.

Dengan sistem pembagian wilayah ini, pelanggan diimbau untuk bersiap menghadapi potensi penurunan tekanan air serta keterlambatan waktu pengaliran pada jadwal-jadwal tertentu.

Baca Juga: Kapolres Mahulu Tegas Perangi Narkoba, Empat Anggota Terancam PTDH

Perumda AMDT PPU mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelanggan setia agar menggunakan air secara bijaksana serta menampung air secukupnya untuk persediaan sehari-hari. 

Manajemen memastikan akan terus berupaya mengoptimalkan pelayanan serta memberikan pembaruan informasi secara berkala apabila terjadi perubahan situasi distribusi di lapangan.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
perumda kemarau ppu air