KALTIMPOST.ID-Tahapan penilaian ajang Inovasi Daerah (Inovda) Penajam Paser Utara (PPU) telah rampung.
Sebanyak 42 inovasi dari organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, hingga layanan pemerintahan tercatat telah masuk ke dalam sistem.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU Ade Embongbulan mengatakan, seluruh proses penilaian sekaligus pengelompokan inovasi berdasarkan kategori telah diselesaikan. Penilaian dibagi dalam klaster sekolah, pelayanan umum, dan pemerintahan.
“Prinsipnya sudah selesai, proses penilaian juga sudah dilakukan. Kita klasterkan untuk sekolah, pelayanan umum, dan pemerintahan,” ujar Ade, Rabu (19/8).
Baca Juga: Bupati PPU Jemput Bola ke Pemerintah Pusat, Bawa Pulang Dukungan BTS hingga Program TPST
Meski penilaian rampung, pemenang belum diumumkan karena masih terdapat prosedur teknis penginputan data pada aplikasi Inovda yang harus memenuhi seluruh kriteria penilaian.
Jika tidak terdapat kendala, Bapelitbang menargetkan hasil kompetisi diumumkan pada akhir Agustus 2026. “Bila tidak ada halangan, sebenarnya akhir Agustus kita sudah umumkan,” jelasnya.
Ade mengatakan, anggaran hadiah yang dialokasikan tahun ini memang tidak terlalu besar. Namun, penghargaan tersebut diharapkan menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap instansi yang melakukan pembenahan dan melahirkan inovasi dalam pelayanan publik.
“Jangan dilihat dari besarnya, tetapi bagaimana pemerintah daerah memberikan penghargaan atas upaya melakukan perubahan di dalam mekanisme pelayanan umum, baik perangkat daerah, sekolah, maupun pemerintahan,” katanya.
Dalam mekanisme penilaian, satu instansi berpeluang memenangkan lebih dari satu kategori.
Hasil tersebut bergantung pada kualitas inovasi dan kesiapan penerapannya di lapangan. Inovasi yang dinilai ideal juga telah diterapkan sekurang-kurangnya selama dua tahun.
Baca Juga: Bagi-Bagi Bandeng Gratis Jadi Tradisi Tahunan RM Torani, Tahun Ini Bagikan 3.000 Porsi di Balikpapan
Hingga pendaftaran ditutup, sebanyak 42 inovasi telah terinput dalam aplikasi Inovda. Tahapan berikutnya tinggal menunggu pengumuman hasil penilaian.
Bagi peserta yang belum berhasil menjadi pemenang, inovasi tersebut masih dapat didaftarkan kembali pada penyelenggaraan berikutnya setelah melalui evaluasi dan penyempurnaan.
Sementara inovasi yang telah menjadi juara tidak disarankan kembali mengikuti kompetisi. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada inovasi lain sekaligus mendorong munculnya gagasan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan di PPU. (rd)
Editor : Romdani.