KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar In House Training (IHT) Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di Gedung Aula RSUD RAPB. Pelatihan yang diperuntukkan bagi tenaga klinis, nonklinis, unit Central Sterile Supply Department (CSSD), hingga petugas laundry ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa (18/8) hingga Jumat (21/8).
Kegiatan tersebut dibuka Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, MM. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penerapan PPI untuk menjamin keselamatan pasien, petugas, maupun pengunjung rumah sakit.
Baca Juga: Dir Samapta Polda Kaltim Sidak Polres PPU: No Judol, No Narkoba, No Asusila!
“Pencegahan infeksi bukan hanya menjadi tanggung jawab dokter dan perawat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Setiap orang yang berada di lingkungan rumah sakit memiliki peran dalam mencegah terjadinya infeksi,” tegas dr. Lukasiwan.
Ia berharap seluruh jajaran manajemen dan civitas hospitalia dapat terus meningkatkan kesiapan serta kepedulian dalam menerapkan prinsip PPI di unit kerja masing-masing. Pelatihan ini juga diharapkan tidak berhenti pada tataran teori, melainkan memberi dampak konkret dalam pelayanan sehari-hari.
Baca Juga: MUI PPU Kumpulkan Ormas Islam, Bahas Tantangan Sosial dan Pembangunan Keumatan
“Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan setiap peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing, sehingga budaya pencegahan dan pengendalian infeksi dapat diterapkan secara konsisten,” tambahnya.
Melalui agenda IHT PPI ini, RSUD RAPB PPU terus berkomitmen meningkatkan kompetensi seluruh elemen tenaga kerja sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat kabupaten berjuluk Bumi Daya Taka, PPU ini.(*)
Editor : Thomas Priyandoko