KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berdampak pada kekeringan sejumlah sumber mata air. Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU mendistribusikan sebanyak 62.000 liter air bersih ke Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku, Rabu (19/8).
Penyaluran air bersih yang dimulai sejak pukul 09.30 Wita ini menjangkau pemukiman warga dari RT 01 hingga RT 08. Pasokan air dialirkan langsung ke tandon atau penampungan terpadu yang telah disediakan di masing-masing RT, serta menyasar sejumlah fasilitas umum seperti Kantor Desa, Masjid Baiturrahman, Posyandu Anggrek, SDN 022 Sepaku, TK Timba Kencana, dan Tribun Lapangan Voli Desa Karang Jinawi.
Baca Juga: Perkuat Budaya Keselamatan Pasien, RSUD RAPB PPU Gelar IHT Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, SH, MH, mengungkapkan bahwa proses pengisian air dilakukan sebanyak 11 trip penyuplaian dengan memanfaatkan sumber air embung di RT 02.
"Pengambilan air dilakukan di embung RT 02 menggunakan mesin portable, lalu dipindahkan ke unit mobil tangki untuk didistribusikan langsung ke penampungan warga," jelas Nurlaila, Kamis (21/8).
Baca Juga: Mayoritas Tanah Wakaf Masjid di PPU Cuma Berbekal Surat Kades, BPN Desak Sertifikasi
Aksi tanggap darurat kekeringan ini melibatkan tim gabungan dari BPBD PPU, BWS Kalimantan IV, Disperkimtan, PT IHM, Polsek Sepaku, Babinsa, perangkat Desa Karang Jinawi, hingga Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana).
Untuk mendukung kelancaran distribusi, armada gabungan dikerahkan ke lokasi, meliputi 1 unit mobil tangki BWS Kalimantan IV, 1 unit mobil tangki Disperkimtan, 1 unit mobil tangki Fire Rescue PT IHM, serta armada operasional pendukung dari BPBD dan Polsek Sepaku. Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan harian warga di tengah ancaman kemarau.(*)
Editor : Thomas Priyandoko