Ternyata Begini Strategi Diskominfo PPU Bebaskan Wilayah dari Blank Spot

Ahmad Maki • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:33 WIB
Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian (AIP) Diskominfo PPU - Fitriani
Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian (AIP) Diskominfo PPU - Fitriani

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memprioritaskan penanganan wilayah tanpa sinyal (blank spot) melalui penyelarasan program kerja bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Upaya itu dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di tengah efisiensi anggaran daerah.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian (AIP) Diskominfo PPU Fitriani menjelaskan, pihaknya telah menyerahkan proposal resmi ke pemerintah pusat. Pengusulan tersebut mencakup penanganan sembilan titik lokasi yang tersebar di Kecamatan Penajam, Babulu, dan Sepaku.

Baca Juga: Film Spider-Man: Brand New Day Tak Terbendung, Siap Salip Titanic di Film Terlaris Sepanjang Masa

"Tujuannya untuk penyelarasan program pusat ke daerah, menyesuaikan Renstra Komdigi dengan Diskominfo PPU. Di masa efisiensi anggaran, kami berupaya lewat cara apa pun agar pembangunan telekomunikasi tetap berjalan," ujar Fitriani, Senin (24/8).

Dalam usulan tersebut, Kelurahan Mentawir di Kecamatan Sepaku menjadi atensi khusus Bupati PPU saat audiensi bersama Wamenkomdigi Nezar Patria. "Pasalnya, kawasan tersebut mengalami kelangkaan sinyal yang parah dan belum memiliki pemancar sinyal (BTS)," katanya.

Kondisi blank spot di Mentawir sempat melumpuhkan berbagai layanan publik, kesehatan, dan pendidikan. Untuk menanggulangi kendala itu, Diskominfo PPU sempat meminjamkan perangkat internet satelit Starlink agar pelaksanaan ujian sekolah anak-anak dapat berjalan lancar. Perangkat tersebut kini dimanfaatkan untuk operasional pelayanan kantor kelurahan.

Baca Juga: Segera Tampung Air! 3 IPA Samarinda Kurangi Jam Operasional, Ini Daftar 39 Area yang Terdampak

"Pak Bupati minta Mentawir diprioritaskan. Di sana datanya di Bakti memang belum ada, padahal ada pelayanan publik, puskesmas, dan sekolah yang sangat membutuhkan akses internet," ungkapnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
penajam paser utara komdigi blank spot diskominfo