KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Warga Kecamatan Sepaku kini mendapat akses layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang lebih dekat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berkolaborasi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Nusantara.
Layanan tersebut mulai diuji coba sejak Senin (31/8) di Gedung Kantor Bersama 4 Tower 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Operasional layanan berlangsung pukul 09.00 hingga 15.00 Wita.
Baca Juga: 100 Personel Satgas TNI Diterjunkan Cegah Karhutla di Balikpapan
Kepala Disdukcapil PPU Waluyo melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Andi Bachtiar Latief mengatakan, kehadiran layanan tersebut merupakan inisiatif OIKN untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di sekitar kawasan IKN, khususnya Sepaku.
“Ini inisiasi OIKN dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di wilayah OIKN, khususnya Kecamatan Sepaku. Pelayanan yang biasanya dilakukan di kantor kami, kini dihadirkan di MPP OIKN,” ujar Bachtiar.
Pada tahap uji coba, Disdukcapil PPU membuka layanan selama dua hari, yakni Senin dan Selasa. Berbagai layanan adminduk reguler dapat diakses masyarakat, mulai dari pindah datang, perekaman dan pencetakan KTP elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga penerbitan akta kelahiran dan akta kematian.
Baca Juga: Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pemkab Kubar Sebar 100 Ribu Masker
Antusiasme warga mulai terlihat sejak hari pertama. Hingga menjelang waktu istirahat siang sekitar pukul 12.00 Wita, tercatat delapan warga memanfaatkan layanan tersebut. Mereka mengurus dokumen pindah datang serta melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el.
Bachtiar mengatakan, pelaksanaan uji coba berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti. Menurutnya, pola pelayanan tersebut pada dasarnya bukan hal baru bagi Disdukcapil PPU karena memiliki program pelayanan jemput bola ke desa dan kelurahan.
Baca Juga: Kasus Dugaan Keracunan Santri Massal di Sidoarjo, Operasional SPPG Kalitengah Dihentikan
“Alhamdulillah, tidak ada kendala. Setiap bulan kami memang menjalankan pelayanan jemput bola. Sekarang lokasinya di Otorita, sehingga terlihat berbeda, tetapi ini merupakan tugas rutin kami,” katanya.
MPP Nusantara sendiri menjadi wadah kolaborasi sejumlah instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD). Selain Disdukcapil PPU, layanan juga diisi Bapenda PPU, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kantor Imigrasi, Samsat, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Taspen, PLN, dan Bankaltimtara.
Setelah seluruh instansi menyelesaikan uji coba teknis dan operasional dinilai stabil, MPP Nusantara direncanakan diresmikan oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Baca Juga: Cuaca Panas dan Karhutla Picu ISPA Melonjak di Kutim, Tembus 2.586 Kasus
Disdukcapil PPU berharap layanan tersebut nantinya dapat diperluas. Frekuensi pelayanan tidak hanya dilakukan selama masa uji coba, tetapi dapat tersedia lebih sering sehingga masyarakat Sepaku memiliki akses yang semakin mudah terhadap layanan administrasi kependudukan.
“Harapannya, dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat, kegiatan ini tidak hanya dua hari dalam satu bulan. Kalau bisa setiap hari. Antusiasme masyarakat Sepaku luar biasa,” ungkap Bachtiar.
Selain memperluas layanan di MPP Nusantara, Disdukcapil PPU juga mengupayakan penguatan pelayanan adminduk di tingkat kecamatan. Salah satunya melalui pengadaan peralatan kependudukan dalam anggaran perubahan tahun ini. Pengembangan serupa direncanakan untuk Kecamatan Babulu pada 2027. (*)
Editor : Dwi Restu A