KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengumumkan penghentian sementara pendistribusian air bersih untuk pelanggan di wilayah pelayanan Kecamatan Penajam mulai Jumat (4/9/2026).
Penutupan aliran air ini disebabkan oleh penurunan debit air baku yang cukup drastis di Sungai Lawe-Lawe akibat dampak musim kemarau. Langkah penghentian sementara dilakukan guna mengoptimalkan proses pengisian air baku ke dalam reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Unit Lawe-Lawe agar ketersediaan air tetap terjaga.
Akibat kebijakan tersebut, kualitas, kuantitas, hingga kontinuitas pendistribusian air ke rumah-rumah warga dipastikan mengalami gangguan, baik berupa aliran air yang mengecil (ngocor pelan) hingga mati total.
Adapun sembilan wilayah yang terdampak meliputi:
Kelurahan Sungai Parit
Kelurahan Nipah-nipah
Kelurahan Nenang
Kelurahan Gunung Steleng
Kelurahan Penajam
Kelurahan Lawe-lawe
Kelurahan Petung
Desa Girimukti
Desa Sidorejo
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihaknya mengupayakan agar pendistribusian air dapat kembali normal secepatnya.
"Pendistribusian air akan kembali dilakukan setelah volume air pada reservoir mencukupi dan kondisi debit air baku memungkinkan untuk dialirkan kembali kepada pelanggan," ujar Abdul Rasyid dalam keterangan resminya, Jumat (4/9).
Bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan keluhan terkait layanan, dapat menghubungi pusat bantuan Perumda AMDT PPU di nomor telepon (0542) 7200 796 atau WhatsApp (WA) 0811-591-8899.(*)
Editor : Thomas Priyandoko