Imbas Kemarau, Air Bersih di 9 Kelurahan/Desa PPU Mati Total Mulai Jumat

Ari Arief • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 12:48 WIB
DIHENTIKAN: Kolam air IPA Unit Lawe-Lawe tampak mulai mengering sehingga distribusi air bersih ke sembilan desa dan kelurahan di Penajam, PPU, dihentikan sementara.(IST)
DIHENTIKAN: Kolam air IPA Unit Lawe-Lawe tampak mulai mengering sehingga distribusi air bersih ke sembilan desa dan kelurahan di Penajam, PPU, dihentikan sementara.(IST)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengumumkan penghentian sementara pendistribusian air bersih untuk pelanggan di wilayah pelayanan Kecamatan Penajam mulai Jumat (4/9/2026).

Penutupan aliran air ini disebabkan oleh penurunan debit air baku yang cukup drastis di Sungai Lawe-Lawe akibat dampak musim kemarau. Langkah penghentian sementara dilakukan guna mengoptimalkan proses pengisian air baku ke dalam reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Unit Lawe-Lawe agar ketersediaan air tetap terjaga.

Akibat kebijakan tersebut, kualitas, kuantitas, hingga kontinuitas pendistribusian air ke rumah-rumah warga dipastikan mengalami gangguan, baik berupa aliran air yang mengecil (ngocor pelan) hingga mati total.

Adapun sembilan wilayah yang terdampak meliputi:
 Kelurahan Sungai Parit
 Kelurahan Nipah-nipah
 Kelurahan Nenang
 Kelurahan Gunung Steleng
 Kelurahan Penajam
 Kelurahan Lawe-lawe
 Kelurahan Petung
 Desa Girimukti
 Desa Sidorejo

Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihaknya mengupayakan agar pendistribusian air dapat kembali normal secepatnya.

"Pendistribusian air akan kembali dilakukan setelah volume air pada reservoir mencukupi dan kondisi debit air baku memungkinkan untuk dialirkan kembali kepada pelanggan," ujar Abdul Rasyid dalam keterangan resminya, Jumat (4/9).

Bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan keluhan terkait layanan, dapat menghubungi pusat bantuan Perumda AMDT PPU di nomor telepon (0542) 7200 796 atau WhatsApp (WA) 0811-591-8899.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
sungai ipa ppu air