Lelang Dimulai Oktober, Pembangunan Sekolah Terpadu Tahap 3B di PPU Dipastikan On Schedule 

Ahmad Maki • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:56 WIB
Ainie
Ainie

PENAJAM— Pembangunan fasilitas sekolah terpadu berkonsep boarding school di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini masuk dalam pembangunan tahap 3B. Pembangunan dijadwalkan memulai proses lelang pada Oktober mendatang.

Kepala Dinas Sosial (Dissos) PPU, Ainie, menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi untuk proyek tersebut telah dirampungkan. Lahan seluas 6,7 hektare yang diperuntukkan bagi pembangunan ini dipastikan sudah berstatus bersih dan berfasilitas legal (clear and clean).

"Persyaratan administrasi sudah kita lewati beberapa waktu yang lalu. Lahan milik kita sendiri dan sudah bersertifikat. Kita meyakinkan bahwa tidak ada risiko tumpang tindih dan lain sebagainya," ungkap Ainie, dikonfirmasi, Kamis (4/9/2026).

Ainie membeberkan, Kementerian PU telah melakukan survei lokasi dan menyarankan pengerjaan awal berupa pembersihan lahan (cut and fill). Saat ini, pihak Pemkab PPU tengah menantikan penyelesaian final perencanaan dari Kementerian PU untuk memfinalisasi dokumen teknis seperti Andalalin dan Amdal.

Selain kesiapan lahan utama, akses jalan masuk sepanjang kurang lebih 240 meter juga akan ditangani oleh Dinas PU daerah setempat dengan pembetonan.

"Sudah masuk SK Kemensos, masuk pembangunan di tahap 3B. Jadi tidak ada kemungkinan mundur," ucapnya.

Menurutnya, jika proses lelang berjalan sesuai jadwal pada Oktober nanti, target penyelesaian fisik bangunan diperkirakan jatuh pada Juli atau Agustus tahun depan. Setelah proses pembangunan fisik selesai, tahapan akan dilanjutkan ke penerimaan peserta didik baru.

Pada tahap awal, sekolah berbasis asrama ini akan membuka satu angkatan yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.

"Untuk satu angkatan itu ada tiga kelas, masing-masing jenjang (SD, SMP, SMA) satu kelas dengan kapasitas sekitar 30 siswa per kelas," ujar Ainie.

Selain itu, fasilitas yang disediakan dipastikan lengkap untuk menunjang sistem boarding. Mulai dari ruang belajar, sarana olahraga, ruang praktik, hingga asrama siswa.

Menanggapi kebutuhan tenaga pendidik, Ainie membuka peluang adanya rekrutmen guru baru yang nantinya dipandu oleh Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan lokal.

"Pasti ada peluang rekrutmen guru baru. Nanti kita koordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait stok guru yang ada dan berapa yang kita perlukan. Kalau sementara belum ada, kita manfaatkan guru-guru yang ada dulu," pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Dissos PPU Sekolah Terpadu PPU Ainie