PENAJAM– Inisiatif PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) Kantor Cabang Penajam melalui program Bersama Desa, Tumbuh Untuk Negeri (BUEN) mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU).
“Program ini dinilai sejalan dengan pemenuhan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) PPU dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda PPU, Hadi Saputro.
Ia menyatakan bahwa Pemkab PPU langsung mengonsolidasikan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk menyokong kelancaran program tersebut.
"Sebenarnya dari sisi pencapaian target RPJMD kita ini hampir sama. Makanya kami diskusikan bersama beberapa OPD untuk berkolaborasi. Tujuannya sama, yaitu meningkatkan literasi digital serta memaksimalkan fungsi perbankan bagi masyarakat," ujar Hadi, Rabu (9/9/2026).
Melalui Surat Undangan Sekretariat Daerah Nomor 500/1335/TU-PIMP/SETDA-EKO-SDA, Pemkab PPU menghadirkan jajaran instansi terkait. Di antaranya Bapelitbang, Bapenda, DPMD, Dinas KUKM-Perindag, DPMPTSP, Disdukcapil, serta Kabag Perekonomian dan SDA Setkab PPU.
Hadi menerangkan, keterlibatan lintas dinas dinilai penting agar pembinaan terhadap 6 desa pilot project berjalan padu dan tidak tumpang-tindih. Setiap dinas memiliki peranan vital dalam melengkapi persyaratan administrasi dan legalitas para pelaku usaha desa sebelum mengakses permodalan bank.
"Ketika pelaku usaha butuh pendanaan bank, bank juga butuh kepastian legality dan keabsahan data penduduk. Apakah warga PPU asli, apakah sudah punya NIB (Nomor Induk Berusaha) dan perizinannya. Sebab itu, kami hadirkan seluruh OPD terkait agar menjadi satu kesatuan gerakan bersama mendukung 6 desa pilot project ini," terangnya.
Dengan kolaborasi terpadu antara perbankan dan jajaran Pemkab PPU, program BUEN diharapkan tidak hanya meningkatkan angka inklusi keuangan, tetapi juga melahirkan kemandirian ekonomi berbasis digital bagi masyarakat pedesaan di Benuo Taka. (*)
Editor : Ismet Rifani