PENAJAM – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mengajak orang tua dan tenaga pendidik membiasakan anak menjalani pola hidup sehat serta gemar berolahraga sejak usia dini.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor saat menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di halaman Kantor Bupati PPU, Rabu (9/9).
Kegiatan yang diinisiasi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PPU itu diikuti ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-PPU, bersama guru dan orang tua pendamping.
Mudyat mengatakan, aktivitas sederhana seperti senam bersama, bermain, bergerak, dan bergembira dapat menjadi sarana menanamkan kebiasaan hidup sehat kepada anak.
“Kegiatan seperti senam bersama, bermain, bergerak, dan bergembira menjadi proses untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini,” kata Mudyat.
Baca Juga: Pencucuk Tembus 206 Ribu Jiwa, Penajam Buka Peluang Penambahan Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Menurutnya, olahraga tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan fisik. Aktivitas tersebut juga dapat melatih kedisiplinan, kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, serta membentuk karakter anak.
Anak yang sehat, lanjut Mudyat, akan lebih siap mengikuti proses belajar, bermain, bersosialisasi, dan berkembang menjadi generasi berkualitas.
Karena itu, ia berharap aktivitas fisik tidak hanya dilakukan saat peringatan Haornas. Kebiasaan tersebut perlu menjadi bagian dari rutinitas anak, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Mudyat juga mengapresiasi peran guru TK dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak sebatas mengenalkan angka dan huruf.
“Pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang mengenalkan angka dan huruf, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, kesehatan, serta rasa percaya diri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bunda PAUD Kabupaten PPU Dewi Yuliana mengajak guru dan orang tua memperkuat sinergi dalam memberikan pendampingan kepada anak.
Ia meminta para guru menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan sesuai dengan karakter dunia anak.
“Jadilah guru yang menyenangkan dan disegani, bukan yang ditakuti. Senantiasa tanamkan nilai-nilai kebaikan karena mereka adalah generasi penerus kita,” terang Dewi.
Selain kecerdasan akademik, Dewi menekankan pentingnya membangun kepribadian dan akhlak mulia sejak dini. Menurutnya, menghadapi anak-anak dengan karakter yang beragam membutuhkan kesabaran dan keikhlasan dari para pendidik.
Peran orang tua di rumah juga dinilai tak kalah penting. Hal-hal sederhana, seperti memastikan anak sarapan sebelum berangkat ke sekolah, perlu menjadi perhatian agar anak memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas.
“Mari kita jadikan Hari Olahraga Nasional tahun ini sebagai momentum untuk menanamkan kecintaan terhadap aktivitas fisik sejak dini,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan