Lahan 50 Hektare di Sepaku Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Tembus Medan Sulit

Ari Arief • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 16:34 WIB
PADAM: Berjibaku dengan medan yang sulit akhirnya tim gabungan berhasil memadamkan karhutla seluas 50 hektare pada Jumat pagi.(IST)
PADAM: Berjibaku dengan medan yang sulit akhirnya tim gabungan berhasil memadamkan karhutla seluas 50 hektare pada Jumat pagi.(IST)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas kurang lebih 50 hektare yang melanda kawasan Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), akhirnya berhasil dipadamkan, Jumat (11/9) malam. Keberhasilan ini tak lepas dari respons cepat dan sinergi tim gabungan lintas instansi.

Penanganan terpadu tersebut melibatkan jajaran Polsek Sepaku, TNI dari Koramil Sepaku, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan dan Kabupaten, serta Pemerintah Desa Tengin Baru.

Baca Juga: Kaltara bakal Diperkuat Rute Feri Tarakan–Balikpapan–Surabaya

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kapolsek Sepaku, AKP Syarifuddin yang turun langsung memimpin penanganan di lapangan membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, alotnya pemadaman dipicu oleh sulitnya akses menuju titik api.

"Setibanya di lokasi, petugas dihadapkan pada medan yang sulit dijangkau. Kami harus memastikan dan membuka jalur terlebih dahulu agar armada serta peralatan pemadaman bisa mendekati titik api," kata Syarifuddin, Sabtu (12/9).

Baca Juga: 5 Prompt AI Foto Vintage 80-an Viral Siap Pakai, Ubah Fotomu Jadi Vibes Jadul

Meski terkendala akses dan keterbatasan peralatan, puluhan personel gabungan pantang menyerah. Dengan memanfaatkan alat yang ada, tim bahu-membahu menyekat pergerakan api agar tidak meluas ke kawasan permukiman maupun areal lainnya.

Upaya maraton tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 21.30 Wita. Titik api utama berhasil dikendalikan dan langsung dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down).

Baca Juga: Bungkus Teh Isi Sabu Diamankan Polsek Sangatta Utara, Jejak Transaksi Terlacak Lewat Ponsel

"Yang paling penting adalah memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala. Karena itu, usai pemadaman kami langsung lanjutkan dengan pendinginan untuk membasmi sisa bara api maupun titik panas (hotspot)," tegasnya.

Sejumlah pejabat dan personel yang terlibat di lapangan antara lain Kepala Pelaksana BPBD PPU Nurlaila, Kepala Desa Tengin Baru Junaidin, KSPK Regu III Polsek Sepaku Aiptu Donny, serta puluhan personel gabungan dari Koramil, Damkar, dan BPBD.

Baca Juga: Lionel Messi Enggak Mau Kalah Banget, Ikuti Jejak Ronaldo Jadi Pemilik Klub Liga Spanyol  

Pascapemadaman, kondisi lokasi dipastikan aman dan kondusif. Kendati demikian, petugas tetap melakukan pemantauan berkala sebagai langkah antisipasi.

Syarifuddin juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

"Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat. Sekecil apa pun potensi atau titik api yang ditemukan, kami minta warga segera melapor agar bisa direspons sejak dini," katanya. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
polres ppu karhutla