RSUD RAPB PPU Siapkan Cathlab dan Operasi Katarak

Ahmad Maki • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 09:21 WIB
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, (AHMAD MAKI/KALTIM POST)
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, (AHMAD MAKI/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus melengkapi layanan kesehatan dengan fasilitas medis modern. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan jumlah pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Setelah meresmikan layanan CT Scan pada akhir Agustus lalu, RSUD RAPB PPU kini mematangkan persiapan pengoperasian alat kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cathlab).

Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, mengatakan peralatan utama catlab telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. Sementara itu, sejumlah perangkat penunjang berukuran kecil akan dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga: Atlet Boling Kubar Digembleng, Fokus Porprov dan Kejuaraan Menpora

“Yang perintilan-perintilan kecilnya, misalnya defibrilator dan lain sebagainya, alat-alat penunjang yang terkait untuk operasionalnya catlab nanti. Insyaallah di APBD perubahan ini sama Bupati PPU sudah disetujui,” kata Lukasiwan, yang akrab disapa dr Lukas, Sabtu (19/9/2026).

Selain catlab, RSUD RAPB PPU juga bersiap membuka layanan operasi katarak secara mandiri. Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu terbitnya izin lanjutan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Menurut Lukasiwan, jika izin tersebut telah diterbitkan, pasien katarak di PPU dapat menjalani operasi di RSUD RAPB tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Insyaallah kalau izinnya nanti sudah keluar dari BPJS, kita sudah bisa melakukan operasi katarak sendiri, sehingga untuk pasien-pasien katarak itu bisa kita lakukan di tempat kita,” ujarnya.

Untuk mengenalkan berbagai layanan baru tersebut kepada masyarakat, manajemen RSUD RAPB PPU juga tengah menyiapkan strategi sosialisasi secara masif. Informasi layanan akan disebarluaskan melalui berbagai media, mulai dari flyer hingga platform digital seperti status WhatsApp.

Sosialisasi tersebut mencakup layanan CT Scan, catlab, hingga operasi katarak. Lukasiwan memastikan layanan unggulan baru itu nantinya masuk dalam skema penjaminan kesehatan nasional yang ditanggung BPJS.

Baca Juga: Baju Menumpuk Tapi Merasa Tak Punya Pakaian, Begini Solusi Praktis Tata Lemari

“Kami memastikan seluruh layanan unggulan baru tersebut nantinya telah masuk dalam skema penjaminan kesehatan nasional yang dicover oleh BPJS,” tegasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Cathlab PPU Operasi katarak PPU RSUD RAPB PPU RSUD Ratu Aji Putri Botung dr Lukasiwan Eddy Saputro