Peringati Hari Pariwisata Dunia 2026, DLH PPU Boyong Tim Bank Sampah Bersihkan Pantai Tanjung Jumlai

Ari Arief • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 15:54 WIB
BERSIH PANTAI: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin (dua kanan) bersama Kepala DLH PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro (kiri), Kepala Disbudpar PPU, Safwana (dua kiri) dan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3) saat bersih-bersih sampah Pantai Tanjung Jumlai, Penajam.(IST)
BERSIH PANTAI: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin (dua kanan) bersama Kepala DLH PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro (kiri), Kepala Disbudpar PPU, Safwana (dua kiri) dan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3) saat bersih-bersih sampah Pantai Tanjung Jumlai, Penajam.(IST)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Memperingati Hari Pariwisata Dunia 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU menggelar Aksi Bersih Pantai di kawasan pesisir Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, Jumat (25/9).

Kegiatan gotong-royong ini menjadi wujud komitmen bersama lintas instansi dalam menjaga kebersihan destinasi wisata pesisir serta meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat daerah.

Baca Juga: Kasus Influenza Melonjak, IDAI Ingatkan Orang Tua Waspadai Tiga Tanda Bahaya pada Anak

Aksi bersih lingkungan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, Kepala DLH PPU, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3), serta jajaran Tim Bank Sampah Induk binaan DLH PPU. Tak ketinggalan, jajaran instansi teknis terkait hingga perwakilan pelajar dan sekolah di PPU turut ambil bagian menyisir garis pantai.

"Kehadiran berbagai pihak ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga kebersihan pesisir, sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih terukur di kawasan destinasi wisata unggulan PPU," kata Kepala DLH PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro di sela-sela kegiatan.

Baca Juga: Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik Mimbar di Sidang PBB

Dalam aksi tersebut, DLH PPU memegang peranan teknis dalam pemilahan, penimbangan, hingga pengangkutan sampah yang berhasil dipungut oleh para peserta di sepanjang pantai.

Berdasarkan data penimbangan akhir oleh tim DLH PPU, total sampah residu yang berhasil terkumpul mencapai 471,3 kilogram. Seluruh sampah tersebut langsung diangkut menggunakan armada kebersihan untuk ditangani sesuai prosedur standar pengelolaan sampah daerah.

Baca Juga: Indonesia Bersama Tiga Negara Serumpun Usulkan Tari Zapin Ke UNESCO

Melalui momentum Hari Pariwisata Dunia 2026, DLH PPU mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha pariwisata untuk terus menumbuhkan budaya peduli lingkungan. Lingkungan wisata yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di Benuo Taka.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
DLH pantai sampah