KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Dinas Perikanan (Diskan) Penajam Paser Utara (PPU) berencana menyalurkan bantuan 12 unit chest freezer kepada salah satu kelompok binaan di Kecamatan Waru tahun ini.
Kepala Bidang Penguatan Daya Saing (PDS) Diskan PPU Amirullah mengatakan, bantuan tersebut bersumber dari jalur aspirasi berdasarkan proposal permintaan yang diajukan kelompok. Bantuan itu masuk dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun ini.
Pengajuan bantuan dilakukan untuk menunjang usaha utama kelompok, yakni produk-produk pembekuan ikan.
Baca Juga: Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Sendawar Tembus 465 dan Masuk Kategori Berbahaya
"Meski kelompok tersebut berisi sebanyak 15 orang, bantuan yang didistribusikan hanya 12 unit. Kami juga melihat kemampuan anggaran di tengah keterbatasan fiskal kita," kata Amirullah, Selasa (6/10/2026).
Selain bantuan peralatan, Amirullah menyampaikan Diskan PPU juga terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan. Sebelumnya, Bidang PDS menggelar workshop terkait pengemasan dan strategi branding di Kelurahan Pejala dengan melibatkan sekitar 20 orang.
"Target kami awalnya 40 orang, karena efisiensi, turun jadi 20 orang. Mereka yang tergabung dalam kegiatan merupakan kelompok-kelompok yang berada di sekitar Kelurahan Pejala saja," jelasnya.
Untuk tahun depan, lanjut Amirullah, Diskan PPU berencana kembali menggelar pelatihan pengemasan dan pengolahan. Bedanya, jika sebelumnya pelatihan diberikan kepada kelompok yang sudah terbentuk, kegiatan mendatang akan menyasar ibu-ibu yang suaminya bermata pencaharian sebagai nelayan.
"Kalau tidak salah, tahun depan targetnya di kawasan Kelurahan Pantai Lango. Targetnya 40 orang, di luar kelompok binaan. Dengan harapan, setelah pelatihan tersebut ada pembentukan kelompok," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo Siapkan Bonus untuk Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Berapa Besarannya?
Diketahui, saat ini Diskan PPU mencatat sebanyak 60 kelompok terdaftar sebagai Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklasar) binaan Bidang PDS. Dari total tersebut, sebanyak 59 kelompok bergerak di sektor pengolahan dan satu kelompok masuk sektor pemasaran. (*)
Editor : Ery Supriyadi