Diskan PPU Dorong Kantor Representatif Berkonsep Wisata Edukatif

Ahmad Maki • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 08:53 WIB
Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto. (AHMAD MAKI/KALTIM POST)
Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto. (AHMAD MAKI/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Rencana pembangunan kantor representatif Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali didorong untuk ditindaklanjuti. Penetapan lokasi (penlok) pembangunan kantor tersebut di atas lahan sekitar 1 hektare telah ditetapkan sejak 2019.

Kepala Diskan PPU Andi Trasodiharto mengatakan, kantor permanen tersebut direncanakan berada tepat di belakang Rumah Adat Kuta Rekan Tatau.

“Meski di tengah kondisi fiskal daerah, ini yang coba kita dorong kembali untuk ditindaklanjuti,” kata Andi Traso saat ditemui, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga: ABTI Balikpapan Perkuat Pembinaan Pelajar untuk Jaga Masa Depan Bola Tangan

Andi Traso menilai, pemenuhan kebutuhan pangan dari sektor perikanan untuk menunjang keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat Diskan PPU memiliki peran penting dalam membantu tugas Bupati PPU Mudyat Noor, terutama dalam memberikan pelayanan kepada para pelaku usaha perikanan.

Dalam konsep awalnya, kantor representatif tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi dan birokrasi. Bangunan itu juga dirancang terintegrasi dengan konsep wisata edukatif sekaligus pemberdayaan ekonomi lokal.

“Di situ berkonsep adanya gerai, tenant-tenant, serta kantin yang menjual menu-menu khas perikanan,” ujarnya.

Menurut Andi Traso, para pelaku perikanan, khususnya yang tergabung dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklasar), nantinya dapat menyajikan berbagai menu olahan ikan. Produk tersebut dapat dikerjasamakan dengan masyarakat maupun pelaku usaha setempat.

Selain bagi Poklasar, akan tersedia pula gerai display tematik khusus bagi pelaku usaha perikanan tangkap dan budi daya. Fasilitas itu dapat dimanfaatkan untuk memamerkan sekaligus memasarkan produk unggulan hasil budi daya maupun tangkapan.

“Bahkan ada semacam gazebo-gazebo yang bisa dijadikan sebagai wisata edukatif. Artinya, kantor tersebut nantinya dapat bekerja atau melayani secara administrasi. Sehingga masyarakat yang belum terlayani dapat sambil menunggu dengan rasa nyaman,” ucapnya.

Baca Juga: Usia 9 Tahun, Caca Sudah Koleksi Dua Medali Kejuaraan Nasional

Andi Traso berharap keberadaan kantor Diskan yang representatif dapat memegang peran vital dalam menggerakkan pelayanan bagi ribuan pelaku usaha sektor perikanan di PPU.

Saat ini terdapat 470 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), 380 kelompok nelayan tangkap yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB), serta 60 kelompok pengolah dan pemasar (Poklasar).

“Apabila diestimasi rata-rata setiap kelompok beranggotakan 10 orang, Diskan PPU secara langsung maupun tidak langsung melayani roda pelayanan sekitar 9.000 jiwa pelaku sektor perikanan di PPU,” tegasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Perikanan PPU Diskan PPU kantor representatif wisata edukatif IKN