KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Tahapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) lapangan juga menjadi kunci penting kelulusan Beasiswa Kaltim Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU). Proses ini berfungsi mengesahkan serta membuktikan kondisi riil pendaftar di lapangan sebelum penetapan akhir.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Sekkab) PPU, Hendro Susilo, melalui Staf Bagian Kesra Sekkab PPU, Bobby Loloang, mengungkapkan pentingnya evaluasi faktual tersebut.
Salah satu temuan lapangan terjadi pada seorang pendaftar anak yatim-piatu di daerah Sesulu. Secara data administratif, pendaftar tersebut justru terdata masuk dalam desil 10.
“Namun, melalui monev langsung, panitia menemukan kondisi sebenarnya sehingga calon penerima tersebut akhirnya dapat dipertimbangkan,” kata Bobby.
Baca Juga: Seleksi Beasiswa PPU Diperketat, Pemkab Terapkan Pembobotan Skor Digital dan Akreditasi
Setelah rekapitulasi skor dan pemeringkatan berbasis monev selesai, daftar calon penerima diumumkan. Nama-nama tersebut kemudian diusulkan kepada Bupati PPU untuk ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK).
Meski Pemkab PPU kini dihadapkan pada tantangan fiskal daerah, komitmen terhadap program beasiswa tetap menjadi prioritas utama kepala daerah.
“Penyaluran dana ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di PPU,” ujarnya.
Bobby menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi hingga penyaluran dana beasiswa dijadwalkan rampung dalam waktu dekat. Seluruh pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi akhir diimbau untuk memantau informasi resmi pemerintah daerah.
Baca Juga: Asap Karhutla Memburuk, Sekolah di Samarinda Bisa Terapkan PJJ Tanpa Menunggu Edaran Baru
“Untuk tahun ini, seluruh tahapan penyaluran ditargetkan rampung dan terealisasi kepada seluruh penerima manfaat pada pekan ini,” pungkas Bobby. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo