KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Komisi Perempuan, Remaja, dan Ketahanan Keluarga (PRK) menggelar Sosialisasi Pembinaan Keagamaan Remaja Putra-Putri (PRK) di Aula MA Al Falah Petung, Kecamatan Penajam, PPU, baru-baru ini. Langkah strategis ini dilakukan untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif sekaligus membentuk karakter remaja yang berakhlak mulia.
Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari kalangan pelajar dan guru pembimbing dan berfokus pada peningkatan pemahaman keagamaan, mulai dari tata cara ibadah, etika pergaulan, batas menutup aurat, hingga tanggung jawab sebagai muslim dan muslimah.
Baca Juga: Bali Mulai Kehilangan Daya Tarik, 3 Destinasi Indonesia Ini Jadi Alternatif Wisata 2027
Ketua Komisi PRK MUI PPU, Hj. Jumaisah menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya agenda tersebut. Ia berharap program edukatif bagi kelompok remaja dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa terselenggara. Semoga ke depan kegiatan-kegiatan positif untuk anak-anak remaja ini bisa terus diadakan,” ungkap Jumaisah.
Baca Juga: Kini Pengobatan Kanker Hati tak Harus Operasi, Bisa Pakai Terapi HIFU
Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, sosialisasi ini menghadirkan narasumber lintas sektor, yakni Hj. dr. Mardiani dari Puskesmas Petung serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten PPU. Pendekatan ini memadukan sudut pandang keagamaan, kesehatan, dan perlindungan anak.
Adapun rincian peserta yang hadir mencakup 30 siswa MA Al-Falah, 10 siswa SMAN 5 PPU, 10 siswa SMAN 2 PPU, 10 siswa SMKN 2, 5 siswa MTsN 1, serta 5 orang guru pembimbing dari sekolah setempat.
Baca Juga: Ditinggal Beli Token Listrik, Balita di Pati Tewas Terbakar akibat Obat Nyamuk
Dihubungi secara terpisah, Ketua MUI PPU, KH. Abu Hasan Mubarok menegaskan pentingnya pembinaan moral dan spiritual bagi pelajar di daerah tersebut.
“Melalui pembinaan ini, diharapkan para remaja di Kabupaten Penajam Paser Utara mampu membentengi diri dari pengaruh negatif serta tumbuh menjadi generasi penerus yang berakhlakul karimah,” katanya.(*)