KALTIMPOST.ID - Grup B Piala Dunia 2026 menghadirkan perpaduan menarik antara tuan rumah, kekuatan Eropa yang konsisten, serta tim Asia yang terus berkembang. Kanada datang dengan kepercayaan diri generasi baru dan status tuan rumah, sementara Swiss tetap menjadi tim yang stabil dan sulit dikalahkan di turnamen besar. Qatar membawa ambisi lanjutan proyek sepak bola modern mereka, dan Bosnia dan Herzegovina hadir sebagai wakil Eropa yang berusaha bangkit setelah masa transisi. (*)
Kanada: Momentum Generasi Terbaik
Kanada tidak lagi datang ke Piala Dunia sebagai pelengkap. Setelah tampil menjanjikan di Qatar 2022, perkembangan sepak bola mereka melaju lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.
Sebagai tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko, Kanada tidak menjalani babak kualifikasi. Kondisi ini membuat mereka fokus membangun tim melalui serangkaian uji coba internasional menghadapi lawan-lawan elite dari Eropa dan Amerika Selatan.
Pelatih Jesse Marsch berupaya membentuk identitas permainan yang agresif dengan transisi cepat. Alphonso Davies tetap menjadi ikon utama, sementara Jonathan David menjadi andalan di lini depan.
“Kami ingin menjadi tim yang merepotkan siapa pun,” ujar Marsch.
Atmosfer kandang diprediksi menjadi energi tambahan bagi skuad muda Kanada yang kini lebih percaya diri dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga: Tegas! Wali Kota Bontang Tolak Legalisasi THM dan Miras, Sebut Judi Juga Bisa Hasilkan PAD
Namun, masalah utama masih ada di lini pertahanan. Saat menghadapi tim dengan penguasaan bola dominan, disiplin bertahan mereka kerap menurun.
Konfederasi: CONCACAF
Peringkat FIFA per Mei: 30
Keikutsertaan di Piala Dunia: 3 kali
Capaian terbaik: Fase grup
Pemain kunci: Alphonso Davies
Prediksi: Kandidat lolos fase gugur
Bosnia dan Herzegovina: Generasi Baru Setelah Era Emas
Bosnia dan Herzegovina kembali ke Piala Dunia setelah melalui kualifikasi UEFA yang penuh tekanan. Kebangkitan ini menjadi momentum penting setelah masa sulit pasca-era Edin Džeko.
Kini, Bosnia mengandalkan regenerasi pemain muda yang tersebar di berbagai liga Eropa. Mereka tidak lagi memiliki satu bintang besar seperti sebelumnya, tetapi karakter keras khas Balkan tetap menjadi identitas utama.
Pelatih Sergej Barbarez menekankan pentingnya kolektivitas dalam skuad saat ini. Perjalanan menuju 2026 menjadi simbol kebangkitan setelah beberapa tahun kehilangan arah.
Konfederasi: UEFA
Peringkat FIFA per Mei: 65
Keikutsertaan di Piala Dunia: 2 kali
Capaian terbaik: Fase grup
Pemain kunci: Benjamin Šeško
Prediksi: Sulit lolos grup, berpotensi mengejutkan
Qatar: Bawa Ambisi Baru
Empat tahun setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar kembali hadir dengan ambisi berbeda: membuktikan bahwa pembangunan sepak bola mereka berkelanjutan.
Qatar lolos melalui kualifikasi Asia dengan pendekatan permainan berbasis teknik dan penguasaan bola. Fondasi tim masih bertumpu pada akademi Aspire yang menjadi pusat pengembangan pemain nasional.
Akram Afif tetap menjadi figur sentral dalam tim. Perannya sangat penting dalam menjaga daya serang Qatar di level Asia maupun internasional.
Baca Juga: Aset Islamic Center Disorot BPK, PAD PPU Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi
Tantangan utama Qatar adalah pengalaman menghadapi tekanan turnamen elite, terutama melawan tim Eropa dan Amerika Selatan.
Konfederasi: AFC
Peringkat FIFA per Mei: 55
Keikutsertaan di Piala Dunia: 2 kali
Capaian terbaik: Fase grup
Pemain kunci: Akram Afif
Prediksi: Kandidat kuda hitam grup
Swiss: Tim Tenang yang Selalu Berbahaya
Swiss kembali menunjukkan konsistensi sebagai salah satu tim Eropa yang sulit diremehkan di turnamen besar.
Mereka lolos ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi yang solid, dengan permainan disiplin dan organisasi taktik yang rapi.
Granit Xhaka tetap menjadi pemimpin utama di lini tengah. Pengalaman dan ketenangannya menjadi fondasi permainan Swiss yang pragmatis namun efektif.
“Kami tahu cara bermain di turnamen besar,” ujar pelatih Swiss Murat Yakin.
Swiss jarang tampil spektakuler, tetapi justru kekuatan mereka ada pada stabilitas dan efisiensi.
Konfederasi: UEFA
Peringkat FIFA per Mei: 19
Keikutsertaan di Piala Dunia: 12 kali
Capaian terbaik: Perempat final (1934, 1938, 1954)
Pemain kunci: Granit Xhaka
Prediksi: Favorit lolos fase gugur
Jadwal Pertandingan
Sabtu, 13 Juni 2026
03.00 Wita: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Minggu, 14 Juni 2026
03.00 Wita: Qatar vs Swiss
Jumat, 19 Juni 2026
03.00 Wita: Swiss vs Bosnia dan Herzegovina
06.00 Wita: Kanada vs Qatar
Kamis, 25 Juni 2026
03.00 Wita: Swiss vs Kanada
03.00 Wita: Bosnia dan Herzegovina vs Qatar