KALTIMPOST.ID - Grup L Piala Dunia 2026 menghadirkan perpaduan kekuatan tradisional Eropa, semangat Afrika Barat, dan kejutan dari Amerika Tengah. Inggris datang sebagai unggulan utama dengan generasi emas yang disebut-sebut paling lengkap dalam beberapa dekade terakhir.
Namun, jalan The Three Lions dipastikan tidak mudah. Kroasia masih memiliki pengalaman dan mentalitas turnamen besar, Ghana membawa energi muda yang agresif, sedangkan Panama siap mengandalkan disiplin kolektif untuk mencuri kejutan. (*)
INGGRIS: Saatnya Mengakhiri Penantian
Inggris kembali memasuki Piala Dunia dengan tekanan besar sekaligus harapan tinggi. Generasi Harry Kane, Jude Bellingham, dan Bukayo Saka dianggap sebagai salah satu skuad terbaik yang dimiliki Inggris dalam era modern.
Di bawah pelatih Thomas Tuchel, Inggris mencoba membangun tim yang lebih fleksibel, agresif, dan matang secara taktik. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan individu, tetapi juga organisasi permainan yang lebih stabil.
Jude Bellingham menjadi simbol generasi baru Inggris. Gelandang muda itu diproyeksikan menjadi pusat permainan sekaligus pemimpin masa depan tim nasional.
“Kami ingin membawa pulang trofi,” ujar Thomas Tuchel.
Dengan materi pemain yang merata di semua lini, Inggris datang sebagai kandidat kuat juara dunia. Tantangan terbesar mereka adalah mengatasi tekanan besar publik yang sudah menunggu gelar sejak 1966.
Konfederasi: UEFA
Peringkat FIFA (Mei): 4
Keikutsertaan di Piala Dunia: 16 kali
Capaian terbaik: Juara (1966)
Pemain kunci: Jude Bellingham
Prediksi: Kandidat juara
Baca Juga: Empat Kampung di Berau Mulai Diverifikasi Pengajuan Masyarakat Hukum Adat
KROASIA: Babak Akhir Generasi Emas
Kroasia kembali tampil dengan generasi yang mulai memasuki penghujung era emas. Luka Modrić masih menjadi ikon utama, meski perannya perlahan mulai berkurang.
Pengalaman tetap menjadi kekuatan terbesar Kroasia. Mereka dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan dalam turnamen besar karena memiliki mentalitas kompetitif yang kuat.
“Kami masih punya semangat yang sama,” ujar pelatih Kroasia, Zlatko Dalic.
Meski tidak lagi sekuat saat menjadi runner-up pada 2018, Kroasia tetap berbahaya berkat organisasi permainan yang disiplin dan pengalaman pemain senior.
Generasi baru mulai bermunculan untuk melanjutkan warisan Modrić dan kolega. Karena itu, Piala Dunia 2026 bisa menjadi momentum transisi penting bagi sepak bola Kroasia.
Konfederasi: UEFA
Peringkat FIFA (Mei): 11
Keikutsertaan di Piala Dunia: 6 kali
Capaian terbaik: Runner-up (2018)
Pemain kunci: Luka Modrić
Prediksi: 16 besar
GHANA: Black Stars Ingin Bangkit Lagi
Ghana kembali ke Piala Dunia dengan semangat baru. Tim berjuluk Black Stars itu kini diperkuat generasi muda yang dinilai lebih cepat, agresif, dan berani menghadapi lawan besar.
Mohammed Kudus menjadi pemain yang paling disorot. Kreativitas dan kecepatannya membuat Ghana memiliki ancaman serius di lini serang.
Pelatih Ghana Carlos Queiroz menegaskan timnya tidak datang hanya sebagai pelengkap grup.
“Kami datang untuk bersaing,” ujarnya.
Meski tidak diunggulkan lolos jauh, Ghana tetap berpotensi menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar jika mampu tampil konsisten sepanjang fase grup.
Konfederasi: CAF
Peringkat FIFA (Mei): 74
Keikutsertaan di Piala Dunia: 4 kali
Capaian terbaik: Perempat final (2010)
Pemain kunci: Mohammed Kudus
Prediksi: Fase grup
Baca Juga: Anggaran Terbatas, Proyek Longsoran Soehat Baru Sentuh 40 Meter dari Total Target Perencanaan
PANAMA: Semangat Kolektif Amerika Tengah
Panama kembali menjadi wakil CONCACAF dengan karakter permainan disiplin dan kolektif. Meski tidak memiliki banyak pemain bintang, mereka dikenal sebagai tim pekerja keras yang sulit ditembus.
Michael Murillo menjadi salah satu pemain paling penting dalam sistem permainan Panama. Pengalamannya dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan tim saat menghadapi lawan-lawan besar.
Panama diprediksi kembali mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Strategi itu menjadi modal utama mereka untuk bersaing di Grup L.
Meski berstatus nonunggulan, Panama tetap berpeluang menciptakan kejutan jika mampu memanfaatkan momentum dalam pertandingan-pertandingan penting.
Konfederasi: CONCACAF
Peringkat FIFA (Mei): 33
Keikutsertaan di Piala Dunia: 2 kali
Capaian terbaik: Fase grup
Pemain kunci: Michael Murillo
Prediksi: Fase grup
Jadwal Pertandingan
Kamis, 18 Juni 2026
• 04.00 Wita — Inggris vs Kroasia
• 07.00 Wita — Ghana vs Panama
Rabu, 24 Juni 2026
• 04.00 Wita — Inggris vs Ghana
• 07.00 Wita — Panama vs Kroasia
Minggu, 28 Juni 2026
• 05.00 Wita — Panama vs Inggris
• 05.00 Wita — Kroasia vs Ghana