Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Jersey Palsu Disita, Nilainya Bikin Kaget

Dwi Puspitarini • Rabu, 3 Juni 2026 | 05:52 WIB
Jersey timnas Inggris untuk Piala Dunia 2206. (FA)
Jersey timnas Inggris untuk Piala Dunia 2206. (FA)

KALTIMPOST.ID, Piala Dunia 2026 - Menjelang Piala Dunia 2026, aparat keamanan Kanada mengungkap kasus besar yang berkaitan dengan peredaran jersey palsu. Dalam operasi yang dilakukan di wilayah Ontario, polisi berhasil menyita ribuan produk sepakbola ilegal dengan nilai mencapai sekitar Rp44,6 miliar.

Kasus jersey palsu ini mencuat saat persiapan Piala Dunia 2026 semakin memasuki tahap akhir. Kanada sebagai salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko kini memperketat pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi merugikan penyelenggaraan turnamen.

Temuan tersebut menjadi salah satu penyitaan terbesar yang pernah dilakukan aparat Kanada terkait produk olahraga menjelang Piala Dunia 2026. Ribuan barang yang diamankan diduga akan diedarkan kepada penggemar sepakbola selama turnamen berlangsung.

Baca Juga: Skuad Lengkap 48 Tim Piala Dunia 2026 Resmi Rilis, Ada Nama Messi?

Gudang Besar di Ontario Jadi Sasaran Penggerebekan

Polisi Toronto mengungkap penyitaan dilakukan di sebuah gudang yang berlokasi di Mississauga, Ontario. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan lebih dari 16 ribu barang yang diduga merupakan produk palsu.

Barang yang diamankan mencakup jersey palsu, bendera, serta berbagai pernak-pernik sepakbola yang menggunakan logo dan identitas sejumlah merek ternama. Nilai keseluruhan barang sitaan diperkirakan mencapai 2,53 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp44,6 miliar.

Menurut aparat, operasi ini menjadi salah satu langkah untuk menjaga ekosistem sepakbola dan melindungi hak kekayaan intelektual menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Dalam penyitaan tersebut, polisi menemukan berbagai produk yang menggunakan logo organisasi dan merek olahraga internasional.

Barang-barang yang disita antara lain:

Jersey sepakbola, bendera bertema sepakbola, pernak-pernik pendukung pertandingan, produk berlogo FIFA, produk berlogo Nike, produk berlogo Adidas, dan produk berlogo Puma.

Aparat menduga seluruh produk tersebut dipersiapkan untuk memenuhi tingginya permintaan pasar menjelang Piala Dunia 2026 yang diperkirakan akan menarik jutaan penggemar dari berbagai negara.

Dua Orang Ditangkap

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut menangkap dua warga Ontario berinisial Ramy Jaber (41) dan Walid Sarhan (62).

Keduanya menghadapi dakwaan terkait penipuan dengan nilai melebihi 5 ribu dolar AS. Selain itu, mereka juga didakwa atas kepemilikan barang yang diduga berasal dari tindak kejahatan dengan nilai yang sama.

Proses hukum terhadap kedua tersangka kini masih berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku di Kanada.

Pengungkapan kasus jersey palsu ini terjadi saat Toronto tengah bersiap menyambut rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026. Kota tersebut menjadi salah satu lokasi penyelenggara pertandingan selama turnamen berlangsung.

Toronto Stadium dijadwalkan menggelar enam pertandingan, terdiri dari lima laga fase grup dan satu pertandingan babak 32 besar. Dengan status sebagai kota tuan rumah, berbagai langkah pengamanan dan pengawasan terus ditingkatkan untuk memastikan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 berjalan lancar.***

Editor : Dwi Puspitarini
#jersey palsu #piala dunia 2026