KALTIMPOST.ID, ARLINGTON – Duel dua generasi akan tersaji saat Inggris menghadapi Kroasia pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (18/6) dini hari. Sorotan utama tertuju pada pertarungan kreativitas di lini tengah antara Jude Bellingham dan Luka Modric (siaran langsung TVRI Sport pukul 04.00 Wita).
Meski telah berusia 40 tahun, Modric masih menjadi motor permainan Kroasia. Kapten Vatreni itu tetap dipercaya sebagai otak serangan tim yang dalam satu dekade terakhir konsisten bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Di kubu Inggris, pelatih Thomas Tuchel telah menyiapkan Bellingham sebagai pemain nomor 10. Gelandang berusia 22 tahun itu akan menjadi tumpuan The Three Lions dalam duel langsung melawan seniornya saat sama-sama membela Real Madrid pada musim 2023–2024 dan 2024–2025.
Baca Juga: Pembangunan Trotoar Bontang Kuala Dianggarkan Rp 40 Miliar, Dikerjakan Bertahap Mulai 2027
“Jude benar-benar memberi faktor X dalam tim kami. Dia telah merasakan momen-momen hebat dalam kariernya. Dia pemain hebat dalam laga besar,” ujar gelandang Inggris Jordan Henderson, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Inggris (FA).
Menurut Henderson, peran Bellingham bagi Inggris sama pentingnya dengan peran Modric untuk Kroasia. Sementara itu, mantan striker Inggris Gabby Agbonlahor menilai Inggris tidak perlu terlalu khawatir menghadapi sang veteran.
“Dia sudah tidak muda lagi. Dia sudah 40 tahun. Penampilannya tidak sama dengan beberapa tahun lalu,” kata Agbonlahor kepada Evening Standard.
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi Modric yang akan mencatatkan penampilan ke-199 bersama timnas Kroasia. Selain itu, gelandang AC Milan tersebut berpeluang tampil tanpa topeng pelindung wajah yang dikenakannya sejak mengalami cedera pipi saat menghadapi Juventus di Serie A pada April lalu.
“Mungkin aku tidak akan mengenakan topeng pelindung wajah lagi,” ujar Modric kepada Goal.
Dalam beberapa sesi latihan terakhir, Modric memang terlihat berlatih tanpa pelindung wajah. “Rasanya tentu akan berbeda karena aku telah menjalani beberapa laga dengan menggunakan topeng pelindung,” tambahnya.
Selain duel Bellingham dan Modric, laga ini juga mempertemukan Nico O’Reilly dengan Josko Gvardiol. Keduanya dikenal sebagai pemain yang pernah menjalani eksperimen posisi di Manchester City di bawah arahan Pep Guardiola.
Kroasia terakhir kali mengalahkan Inggris dalam laga kompetitif pada semifinal Piala Dunia 2018 di Moskow. Sebaliknya, Inggris menundukkan Kroasia pada fase grup Euro 2020 di Wembley.
Pelatih Kroasia Zlatko Dalic optimistis timnya mampu kembali membuat kejutan.
“Aku sosok yang selalu optimistis dan kami akan melakukan segala upaya untuk menaklukkan tantangan besar itu,” tegas Dalic. (*)
Editor : Ery Supriyadi