KALTIMPOST.ID, Piala Dunia 2026 - Cristiano Ronaldo kembali gagal mencetak gol saat Portugal ditahan imbang DR Kongo dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.
Hasil tersebut memperpanjang catatan negatif sang kapten yang kini telah menjalani 10 pertandingan beruntun di turnamen besar tanpa mencetak gol. Rekor tersebut menjadi rentetan tanpa gol terpanjang sepanjang karier internasional Ronaldo bersama Timnas Portugal.
Rekor Buruk Ronaldo Berlanjut di Piala Dunia 2026
Penyerang berusia 41 tahun itu terakhir kali mencetak gol di ajang turnamen besar saat Portugal menghadapi Ghana pada fase grup Piala Dunia 2022. Setelah pertandingan tersebut, Ronaldo gagal mencatatkan namanya di papan skor dalam sisa laga Piala Dunia 2022, seluruh pertandingan Euro 2024, hingga pertandingan pertama Portugal di Piala Dunia 2026.
Meski usianya tidak lagi muda, Ronaldo masih menjadi andalan pelatih Roberto Martinez. Dalam pertandingan melawan DR Kongo, ia kembali dipercaya tampil sejak menit awal dan bermain penuh selama 90 menit. Namun, penampilannya belum mampu memberikan dampak besar bagi lini serang Portugal.
Portugal sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola dan lebih sering mengendalikan permainan. Namun, efektivitas serangan menjadi masalah utama. Tim berjuluk Selecao itu kesulitan menciptakan peluang berbahaya sehingga gagal mengamankan kemenangan pada laga pembuka mereka.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan DR Kongo 1-1 di Piala Dunia 2026
Masih Berpeluang Akhiri Paceklik Gol
Catatan tanpa gol Ronaldo kembali memunculkan perdebatan mengenai perannya di skuad Portugal saat ini. Meski masih memegang banyak rekor internasional, termasuk menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia, kontribusinya di lini depan mulai mendapat sorotan.
Banyak pihak menilai Portugal perlu menemukan cara agar Ronaldo dapat lebih terlibat dalam situasi berbahaya di depan gawang lawan. Dalam laga melawan DR Kongo, ia terlihat kesulitan mendapatkan ruang dan peluang bersih untuk mencetak gol.
Meski demikian, peluang Ronaldo untuk mengakhiri paceklik gol masih terbuka lebar. Portugal masih memiliki pertandingan fase grup melawan Uzbekistan dan Kolombia. Dua laga tersebut dapat menjadi kesempatan bagi Ronaldo untuk kembali menunjukkan ketajamannya sekaligus membantu Portugal meraih hasil positif.
Jika mampu mencetak gol pada pertandingan berikutnya, Ronaldo tidak hanya mengakhiri rentetan 10 laga tanpa gol di turnamen besar, tetapi juga membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi pemain penting bagi Portugal di panggung sepak bola dunia. Untuk saat ini, sorotan tetap tertuju kepada sang kapten yang berusaha bangkit dari salah satu periode tersulit dalam karier internasionalnya.***
Editor : Dwi Puspitarini