KALTIMPOST.ID, HOUSTON – Timnas Belanda menghadapi ujian berat saat berjumpa Swedia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Minggu (21/6) dini hari. Selain memburu kemenangan, Oranje juga berupaya mempertahankan rekor impresif yang telah bertahan hampir dua dekade.
Kapten Belanda Virgil van Dijk dan lini pertahanan Oranje mendapat sorotan setelah kebobolan dua gol saat bermain imbang 2-2 melawan Jepang pada laga pembuka. Kini, tantangan yang lebih berat sudah menanti.
Belanda harus meredam ketajaman duet penyerang Swedia, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, yang tengah berada dalam performa terbaik.
Baca Juga: Siaga 24 Jam, SPKT dan Pamapta Polres Paser Kedepankan Mediasi dalam Banyak Laporan
Kedua pemain tersebut tampil gemilang saat Swedia menghancurkan Tunisia 5-1 di Estadio BBVA, Monterrey, Senin (15/6). Isak dan Gyokeres sama-sama mencetak satu gol. Bahkan, Isak juga menyumbang dua assist yang mengantarkannya meraih penghargaan Man of the Match.
Menariknya, pelatih Swedia Graham Potter menilai duet Isak-Gyokeres masih belum menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Mereka belum terlalu sering bermain bersama, jadi masih bisa lebih baik lagi,” ujar Potter seperti dikutip TNT Sports.
“Mereka bekerja keras satu sama lain. Menyenangkan melihat mereka mencetak gol. Saya pikir keduanya fantastis,” lanjut mantan pelatih Chelsea dan Brighton tersebut.
Di kubu Belanda, pelatih Ronald Koeman mendapat kritik setelah dinilai terlalu cepat mengendurkan intensitas serangan saat menghadapi Jepang. Keputusan itu dianggap menjadi salah satu penyebab Oranje gagal mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir 2-2 setelah Jepang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89.
Baca Juga: Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri, Ini Alasan Tim Dokter Merekomendasikan Rawat Inap
Hasil tersebut membuat Belanda wajib meraih poin penuh atas Swedia demi menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Tak hanya itu, Oranje juga sedang mempertaruhkan catatan istimewa yang telah bertahan selama 20 tahun. Belanda belum pernah kalah dalam waktu normal di putaran final Piala Dunia sejak takluk 0-1 dari Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2006.
Koeman menyadari timnya harus tampil lebih baik jika ingin mempertahankan rekor tersebut sekaligus mengamankan kemenangan penting.
“Saya sadar kami harus bermain lebih baik,” tegas pelatih berusia 63 tahun itu seperti dikutip Reuters. (*)
Perkiraan Pemain
BELANDA (4-3-3): 1-Verbruggen (g); 22-Dumfries, 4-Van Dijk (c), 6-Van Hecke, 15-Van de Ven; 21-De Jong, 14-Reijnders, 8-Gravenberch; 24-Summerville, 18-Malen, 11-Gakpo
Pelatih: Ronald Koeman
SWEDIA (3-5-2): 23-Nordfeldt (g); 2-Lagerbielke, 4-Hien, 3-Lindelof (c); 21-Bernhardsson, 10-Nygren, 16-Karlstrom, 18-Ayari, 5-Gudmundsson; 9-Isak, 17-Gyokeres
Pelatih: Graham Potter
Wasit: Michael Oliver (Inggris)
Stadion: NRG Stadium, Houston
Siaran Langsung: TVRI, pukul 01.00 Wita.