KALTIMPOST.ID, TORONTO – Persiapan Timnas Pantai Gading menghadapi Jerman pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026 sempat terusik oleh insiden penembakan yang terjadi di dekat markas latihan mereka.
Peristiwa tersebut bukan berkaitan dengan rivalitas pertandingan ataupun ulah suporter lawan. Insiden berdarah itu terjadi di sekitar Subaru Park, Chester, Pennsylvania, yang menjadi pusat latihan Les Éléphants selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Sejumlah media lokal melaporkan bahwa penembakan tersebut mengakibatkan dua korban. Salah satunya dilaporkan meninggal dunia, sementara pelaku penembakan disebut masih dalam pengejaran aparat keamanan.
Baca Juga: Jaksa Ungkap Penyimpangan Rp2,13 Miliar di KONI Samarinda, Tiga Terdakwa Dituntut Beragam
Kabar itu sempat memunculkan kekhawatiran terkait keamanan skuad Pantai Gading yang tengah menjalani persiapan menjelang duel penting melawan Jerman.
Namun, Federasi Sepak Bola Pantai Gading (FIF) memastikan seluruh anggota tim berada dalam kondisi aman dan tidak terdampak langsung oleh kejadian tersebut.
Dalam pernyataan resminya, FIF menegaskan aktivitas tim tetap berjalan normal, termasuk agenda latihan yang telah dijadwalkan sebelumnya.
“Seluruh delegasi kami berada dalam lingkungan yang aman dan tetap bisa melanjutkan aktivitas mereka seperti biasa. Kami tetap bisa fokus untuk berlatih sebelum melawan Jerman,” tulis FIF.
Dengan jaminan keamanan tersebut, Franck Kessie dan rekan-rekannya tetap menjalani persiapan seperti biasa untuk menghadapi salah satu favorit juara di Grup E.
Pantai Gading membutuhkan hasil positif saat menghadapi Jerman guna menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Ery Supriyadi