Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Piala Dunia 2026: Status Juara Bertahan Argentina Diuji Austria Malam Ini

Ari Arief • Senin, 22 Juni 2026 | 08:44 WIB
Lionel Messi
Lionel Messi

 

KALTIMPOST.ID,DALLAS–Status juara bertahan Argentina kembali mendapat ujian berat. Tim Tango dijadwalkan menantang Austria pada pertandingan kedua Grup J Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (23/6/2026) pukul 00.00 WIB nanti malam.

Laga ini diprediksi berjalan sengit mengingat kedua tim sama-sama mengantongi tiga poin dari laga perdana. Argentina saat ini memimpin klasemen Grup J berkat keunggulan selisih gol, disusul Austria di posisi kedua. Sementara Yordania dan Aljazair terdampar di papan bawah tanpa poin.

Magis dan Kontroversi Lionel Messi

Argentina menatap laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Aljazair di laga pembuka. Kapten mereka, Lionel Messi, menjadi pusat perhatian dunia setelah mencetak hat-trick resmi pertamanya di ajang FIFA, tepat di laga ke-200 bersama tim nasional.

Catatan Rekor: Tambahan tiga gol tersebut membuat pemain berusia 38 tahun itu menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol.

Namun, langkah impresif Messi tidak lepas dari sorotan tajam. Pihak Aljazair dikabarkan telah melayangkan protes resmi kepada komite wasit FIFA. Mereka menilai Messi seharusnya diganjar kartu merah setelah terlibat insiden injakan terhadap betis kapten Aljazair, Aissa Mandi.

Austria Siap Redam Dominasi Tim Tango

Di kubu lawan, Austria datang tidak untuk menyerah. Skuad asuhan Ralf Rangnick ini modal mumpuni setelah menang 3-1 atas Yordania di laga pertama melalui penalti dramatis Marko Arnautovic di masa injury time.

Kapten Austria, David Alaba, menegaskan bahwa timnya tidak hanya mewaspadai Messi, melainkan seluruh kedalaman skuad Argentina. Austria juga didukung oleh statistik pertahanan yang sangat solid.

Rekor Bertahan Austria: Hanya kebobolan lebih dari satu gol dalam satu dari 18 laga terakhir.

Produktivitas: Mencetak minimal dua gol pada empat dari emat laga kompetitif terbaru.

Jika mampu menjegal Argentina, Austria berpeluang besar lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya sejak 1982, sekaligus menandai kembalinya mereka ke panggung dunia sejak partisipasi terakhir pada 1998 silam.

Kondisi Skuad dan Prediksi Peluang

Kedua tim dipastikan tampil pincang di sektor bek kanan. Argentina kemungkinan besar kehilangan Gonzalo Montiel akibat cedera hamstring dan akan digantikan oleh Nahuel Molina. Sementara Austria berpotensi kehilangan Stefan Posch yang mengalami cedera rahang.

Berdasarkan data statistik Opta, Argentina lebih diunggulkan dengan peluang kemenangan mencapai 60,1%. Kemungkinan hasil imbang berada di angka 22,4%, sedangkan peluang Austria untuk menang hanya 17,6%.

Tim Peluang Menang (Opta) Tren Terakhir
Argentina 60,1% 8 Kemenangan Beruntun
Austria 17,6% Solid (Hanya 1 kalah dari 18 laga)

Secara historis, kedua tim baru bertemu dua kali di laga persahabatan. Argentina menang 5-1 pada 1980 dan bermain imbang 1-1 pada 1990.

Perebutan Tiket Babak 32 Besar

Dengan format baru Piala Dunia 2026 yang meloloskan dua tim teratas serta delapan tim peringkat ketiga terbaik, kemenangan di laga ini akan langsung mengunci tiket ke babak 32 besar bagi sang pemenang.

Bagi anak asuh Lionel Scaloni, kemenangan menjadi harga mati untuk mengamankan posisi puncak Grup J demi menghindari lawan berat dari Grup H—yang dihuni oleh Spanyol, Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde—di fase gugur nanti. Laga krusial ini akan dipimpin oleh wasit asal Mesir, Amin Mohamed Omar.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#lionel messi #piala dunia #austria #argentina