Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Inggris Ditahan 0-0, Thomas Tuchel Geleng-Geleng Kepala dengan Pertahanan Ghana

Thomas Priyandoko • Rabu, 24 Juni 2026 | 07:55 WIB
Thomas Tuchel bereaksi saat Inggris melawan Ghana. (Foto: AFP)
Thomas Tuchel bereaksi saat Inggris melawan Ghana. (Foto: AFP)

 

KALTIMPOST.ID, FOXBOROUGH – Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel dibuat geleng-geleng kepala setelah timnya ditahan 0-0 oleh Ghana pada laga Grup L Piala Dunia 2026, Selasa (24/6/2026).

Menurut Tuchel, pertahanan Ghana merupakan salah satu yang paling disiplin dan tangguh yang pernah dihadapinya sepanjang karier kepelatihan.

Inggris sebenarnya mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 78,8 persen. Namun, rapatnya lini belakang Ghana membuat The Three Lions gagal mengonversi dominasi tersebut menjadi gol.

 

"Saya memberikan respek penuh kepada Ghana. Mereka bertahan dengan determinasi, disiplin, dan salah satu penampilan bertahan paling fisik yang pernah saya lihat," kata Tuchel seusai pertandingan.

Meski gagal meraih kemenangan, pelatih asal Jerman itu menilai timnya tetap menunjukkan banyak hal positif. Ia menyebut Inggris memiliki cukup peluang melalui situasi bola mati untuk memenangkan pertandingan, tetapi penyelesaian akhir belum maksimal.

"Kami memiliki cukup banyak set-piece untuk menentukan hasil pertandingan, tetapi kami tidak cukup klinis," ujarnya.

Inggris Pecahkan Rekor, Tapi Gagal Cetak Gol

Data statistik menunjukkan Inggris mencatat penguasaan bola sebesar 78,8 persen saat menghadapi Ghana. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam sejarah Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1966 untuk tim yang gagal mencetak gol.

Tuchel mengakui pertandingan mungkin terasa membosankan bagi sebagian penonton karena Ghana memilih bermain sangat defensif dan menumpuk pemain di area pertahanan.

"Ketika satu tim mencoba menyerang dan lawan bertahan sangat dalam, ruang menjadi sangat sempit dan peluang sulit tercipta. Situasi seperti itu memang tidak selalu enak ditonton," katanya.

Meski demikian, Tuchel meminta suporter Inggris tetap optimistis karena perjalanan timnya di Piala Dunia 2026 masih panjang.

"Kami selalu berusaha menghibur para pendukung. Hari ini memang sulit, tetapi saya berharap mereka tidak kehilangan kepercayaan kepada tim ini," ucapnya.

Harry Kane Buang Peluang Emas

Inggris sebenarnya hampir meraih kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan. Peluang terbaik datang pada menit ke-86 ketika sundulan pemain pengganti Nico O'Reilly membentur mistar gawang dan bola liar jatuh tepat di depan Harry Kane.

Namun, striker sekaligus kapten Inggris itu gagal memanfaatkan kesempatan emas tersebut setelah tendangannya melambung di atas mistar.

Tuchel yakin Kane tidak akan sering membuang peluang serupa sepanjang turnamen.

"Dalam 99 dari 100 kesempatan, Harry Kane akan mencetak gol dari posisi seperti itu," kata Tuchel.

Hasil imbang melawan Ghana membuat Inggris mengoleksi empat poin dari dua pertandingan pertama di Grup L. Jumlah tersebut hampir pasti cukup untuk membawa mereka ke babak gugur.

Selanjutnya, Inggris akan menghadapi Panama pada laga terakhir fase grup yang digelar 27 Juni mendatang.(*)



Editor : Thomas Priyandoko
#Inggris vs Ghana #piala dunia 2026 #thomas tuchel