Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Prediksi Belanda vs Tunisia: Laga Terancam Badai, Koeman Targetkan De Oranje Juara Grup

Thomas Priyandoko • Kamis, 25 Juni 2026 | 19:45 WIB
Belanda vs Tunisia pagi ini.
Belanda vs Tunisia pagi ini.

 

KANSAS CITY – Timnas Belanda bertekad menyelesaikan fase pertama Piala Dunia 2026 sebagai juara grup. 

Pelatih Ronald Koeman memastikan De Oranje tidak akan melakukan rotasi besar saat menghadapi Tunisia pada laga terakhir fase grup, meski cuaca ekstrem mengancam pertandingan yang digelar di Kansas City, Jumat (26/6) pagi pukul 06.00 WIB.

Belanda saat ini mengoleksi empat poin, sama dengan Jepang. Karena itu, kemenangan menjadi target utama untuk memastikan posisi puncak klasemen dan mendapatkan jalur yang lebih menguntungkan menuju babak 32 besar.

"Kami ingin terus berkembang sepanjang turnamen ini. Fokus kami adalah meraih hasil positif dan tampil sebaik mungkin," kata Koeman dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Baca Juga: Link, Prediksi Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Sapu Bersih Grup E Piala Dunia 2026

Pelatih berusia 63 tahun itu menegaskan tidak terlalu memikirkan calon lawan di fase gugur. Baginya, yang terpenting adalah memastikan Belanda menyelesaikan fase grup dengan hasil maksimal.

Jika finis sebagai juara grup, Belanda akan melakoni laga babak 32 besar di Monterrey, Meksiko. Sementara jika hanya menjadi runner-up, mereka akan bermain di Houston. Meski demikian, calon lawan yang berpotensi dihadapi tetap berasal dari grup yang dihuni Brasil, Maroko, dan Skotlandia.

Koeman bahkan mengaku tertarik jika harus bermain di Meksiko pada fase berikutnya.

"Meksiko adalah negara yang hidup dengan sepak bola. Mereka memiliki atmosfer dan stadion yang luar biasa," ujarnya.

 

Brobbey Berpeluang Kembali Starter

Belanda mendapat kabar baik menjelang pertandingan karena tidak memiliki pemain yang mengalami cedera. Seluruh skuad dalam kondisi siap tempur.

Meski demikian, beberapa pemain seperti Crysencio Summerville, Micky van de Ven, dan Memphis Depay berada dalam ancaman akumulasi kartu. Namun Koeman enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk menyimpan pemain andalannya.

Striker Brian Brobbey yang mencetak dua gol saat menghadapi Swedia juga berpeluang kembali dipercaya sebagai starter. Sebelumnya ia sempat ditarik keluar karena mengalami sedikit masalah fisik.

"Brian sempat merasakan ketidaknyamanan saat melawan Swedia, tetapi sekarang dia sudah sepenuhnya fit," jelas Koeman.

Waspadai Motivasi Tunisia

Di atas kertas, Belanda lebih diunggulkan. Tunisia sudah dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan telak dari Jepang dan Swedia.

Meski begitu, Koeman menolak menganggap remeh lawannya. Menurut dia, Tunisia justru berpotensi tampil lebih berbahaya karena ingin menutup turnamen dengan harga diri.

Baca Juga: Daftar 13 Negara Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Afrika Selatan Susul Argentina, Brasil dan Jerman

"Mereka mengalami dua hasil yang mengecewakan dan tentu ingin mengakhiri turnamen dengan kebanggaan. Kami sudah mempelajari permainan mereka dan siap menghadapi tantangan itu," tegasnya.

Tunisia juga datang dengan pelatih baru setelah menunjuk Hervé Renard menggantikan Sabri Lamouchi yang dicopot usai kekalahan telak dari Swedia.

Ancaman Badai dan Petir

Satu-satunya faktor yang membuat Koeman khawatir bukanlah kekuatan lawan, melainkan kondisi cuaca. Prakiraan cuaca menunjukkan adanya potensi badai petir, hujan deras, dan angin kencang di kawasan Kansas City saat pertandingan berlangsung.

"Anda bisa mempersiapkan tim untuk berbagai situasi, tetapi tidak untuk cuaca. Kami berharap pertandingan berjalan normal dan tidak harus dihentikan," kata Koeman.

Piala Dunia 2026 memang beberapa kali terganggu cuaca buruk. Awal pekan ini, laga Prancis melawan Irak sempat tertunda selama dua jam akibat badai petir.

Sesuai protokol keselamatan FIFA di Amerika Serikat, pertandingan harus dihentikan apabila terdapat sambaran petir dalam radius tertentu dari stadion. Laga baru bisa dilanjutkan setelah tidak ada aktivitas petir selama 30 menit berturut-turut.

Di tengah ancaman cuaca ekstrem tersebut, ribuan suporter Belanda diperkirakan tetap memadati Kansas City. Sekitar 25 ribu pendukung De Oranje siap menggelar Orange Parade, tradisi khas yang selalu menjadi daya tarik dalam setiap perjalanan Belanda di turnamen besar.

Atmosfer oranye dipastikan membakar semangat pasukan Koeman yang kini memburu satu target: mengunci status juara grup dan melangkah ke fase gugur dengan penuh percaya diri.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#Prediksi Belanda vs Tunisia #Ronald Koeman #Link Piala Dunia 2026 #piala dunia 2026