KALTIMPOST.ID – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan timnya tidak akan bermain aman saat menghadapi Uruguay pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026. Meski hasil imbang berpeluang menguntungkan, La Furia Roja tetap mengincar kemenangan demi memastikan lolos ke babak gugur sebagai juara grup.
Pertandingan yang digelar di Guadalajara, Meksiko, Sabtu (27/6) pagi pukul 0700 WIB itu menjadi penentu nasib Spanyol di Grup H. Saat ini, Spanyol memimpin klasemen setelah mengoleksi empat poin dari dua pertandingan, termasuk kemenangan meyakinkan 4-0 atas Arab Saudi.
De la Fuente mengatakan timnya banyak belajar dari hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka. Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi titik balik yang membuat performa Spanyol semakin berkembang.
"Kami menjadi tim yang lebih baik setelah pertandingan itu. Setiap laga memberi pelajaran dan kami harus terus berkembang," ujar De la Fuente.
Pelatih berusia 65 tahun itu juga membantah anggapan bahwa Spanyol akan bermain lebih berhati-hati demi mengamankan hasil imbang.
"Saya hanya tahu satu cara bermain, yaitu bermain untuk menang," tegasnya.
Waspadai Uruguay Racikan Marcelo Bielsa
De la Fuente menyebut Uruguay sebagai lawan yang sangat sulit dihadapi. Menurutnya, tim asuhan Marcelo Bielsa memiliki kombinasi kekuatan fisik, intensitas permainan, dan disiplin taktik yang membuat mereka menjadi salah satu tim paling berbahaya di turnamen.
Ia bahkan mengaku sangat menghormati Bielsa dan merasa bangga bisa berhadapan langsung dengan pelatih asal Argentina tersebut.
Lamine Yamal Dipuji, Nico Williams Siap Jadi Starter
Pelatih Spanyol juga kembali melontarkan pujian kepada Lamine Yamal. Ia menyebut pemain muda Barcelona itu sebagai talenta luar biasa yang terus berkembang dan berpotensi menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
Selain Yamal, Mikel Oyarzabal juga mendapat apresiasi berkat kecerdasan bermain dan kontribusinya bagi tim.
Sementara itu, Nico Williams mengaku siap jika dipercaya tampil sejak menit pertama melawan Uruguay. Winger Athletic Club tersebut baru bermain sekitar 30 menit saat menghadapi Arab Saudi karena masih memulihkan kondisi setelah cedera.
"Secara fisik saya merasa baik. Saya hanya perlu mendapatkan kembali ritme pertandingan. Kalau pelatih memberi kesempatan menjadi starter, tentu saya akan sangat senang. Kalau belum, saya tetap akan bekerja keras dan mendukung tim," kata Williams.
Spanyol Ingin Lebih Tajam di Depan Gawang
Williams juga berharap Spanyol bisa tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Ia menilai banyak tim besar mampu menunjukkan penyelesaian akhir yang sangat baik sepanjang Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 23 tahun itu secara khusus memuji performa sejumlah bintang seperti Lionel Messi, Vinicius Junior, Erling Haaland, dan Kylian Mbappe yang terus bersaing dalam perebutan gelar top skor.
"Messi tetaplah Messi. Apa yang dia lakukan selalu luar biasa. Begitu juga Vinicius, Haaland, dan Mbappe yang tampil sangat tajam. Kami juga ingin lebih klinis di depan gawang dan menampilkan permainan terbaik," ujarnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko